Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Dewan Profesor Unpad Dorong Pemerintah Ambil Sikap Tegas

liputan6.com
8 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Profesor Universitas Padjajaran mengecam keras serangan Israel dan Amerika Serikat kepada Iran. Sikap ini disampaikan melalui pernyataan yang disebut Seruan Padjajaran, Kamis, 5 Maret 2026.

Dalam pernyataan tersebut, para guru besar menilai bahwa serangan ke Iran melanggar hukum internasional, bahkan memicu konflik regional.

Advertisement

BACA JUGA: Putin Desak Konflik Iran dan Israel-AS Segera Dihentikan

"Kecaman keras terhadap tindakan agresi militer yang dilakukan Israel, dengan bantuan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran. Serangan terhadap suatu suatu negara berdaulat, merupakan eskalasi ekstrem yang melanggae hukum internasional, mengancam stabilitas kawasan, dan memperbesar risiko konflik regional yang lebih luas," tulisnya dalam seruan tersebut.

"Jika praktik semacam ini dibiarkan, maka tatanan internasional berbasis hukum (rule-based international order) akan kehilangan legitimasi moral dan yuridisnya," sambungnya.

Selain itu, Dewan Profesor Unpad turut mengungkapkan duka cita atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan tersebut.

Para guru besar menilai, tragedi ini menadi preseden berbahaya dalam praktek hubungan internasional. Sebab, pembunuhan kepala atau pemimpin suatu negara seakan dinormalisasi sebagai kebijakan luar negeri sebuah negara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lyodra Kenang Sosok Vidi Aldiano yang Selalu Penuh Semangat
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kecelakaan Maut di Koja: Seorang Nenek Tewas Usai Motor Ojek yang Ditumpanginya Terserempet Truk
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Berangkat dari Hobi, Djamal Kini Bina 81 Anak Yatim dan Dhuafa Sejak 1989
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Cedera Beruntun! Bayern Terancam Kalah di Bergamo Lawan Atalanta?
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Di Depan Media Ajax, Maarten Paes Samakan Timnas Indonesia dengan Argentina: Sangat Gila
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.