Jakarta: Pengelola Terminal Kalideres, Jakarta Barat, menggencarkan pemeriksaan narkoba terhadap pengemudi bus. Hal ini dilakukan menjelang mudik Lebaran 2026.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan pemeriksaan untuk memastikan sopir bus dalam kondisi prima. Sekaligus, menjamin keselamatan penumpang seiring meningkatnya aktivitas keberangkatan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
"Ada cek narkoba selama angkutan lebaran. Untuk pemeriksaan narkoba kita bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi,” kata Nur Prasetyo saat dikonfirmasi, Sabtu, 7 Maret 2026.
Baca Juga :Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diperdiksi H-3 Lebaran
Nur menambahkan, pemeriksaan narkoba menjadi kegiatan rutin yang dilakukan di Terminal Kalideres. Namun, pelaksanaannya dilakukan lebih intensif pada masa angkutan Lebaran 2026.
“Kalau rutin biasanya kita tiap bulan minggu terakhir saja. Tapi kalau masa nataru (natal dan tahun baru) dan angkutan lebaran, dari H-7 sampai H+7,” kata Nur.
Peningkatan pengawasan terhadap pengemudi bus ini juga dilakukan seiring prediksi meningkatnya jumlah pemudik. Pengelola terminal memprediksi aktivitas mudik mulai ramai sejak H-7 Lebaran atau sekitar 13–14 Maret 2026.
Lonjakan awal diperkirakan terjadi pada akhir pekan 14–15 Maret 2026, sementara puncak arus mudik bus AKAP diperkirakan berlangsung pada Rabu hingga Kamis, 18–19 Maret 2026 atau sekitar H-3 hingga H-2 Lebaran.
Ilustrasi mudik lebaran. Foto: Media Indonesia.
Dengan adanya pemeriksaan tersebut, pengelola terminal berharap seluruh pengemudi bus yang beroperasi selama masa mudik dapat dipastikan bebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga keselamatan penumpang tetap terjaga selama perjalanan.




