Pramono Anung Buka Puasa di DPD Golkar DKI: Seperti di Rumah Sendiri

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara buka puasa bersama di kantor DPD Partai Golkar, Jakarta Pusat pada Sabtu (7/3). Dalam sambutannya, ia mengaku merasa seperti berada di rumah sendiri setiap kali datang ke kantor partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Terus terang saya datang ke Partai Golkar dua kali, sudah merasa seperti di rumah sendiri,” kata dia di hadapan pengurus dan kader Golkar, serta masyarakat yang hadir.

Pramono mengatakan, kehadirannya dalam acara tersebut tidak melalui pertimbangan panjang. Ia langsung menyatakan kesediaannya ketika mendapat undangan dari Sekretaris DPD Golkar, Basri Baco.

“Begitu Pak Basri Baco menyampaikan kepada saya untuk hadir, tanpa berpikir panjang lebar sedikit pun saya bilang, ‘Ya, saya pasti hadir,’” ujar politikus PDIP itu.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama di bidang pendidikan. Ia memastikan program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak mengalami pengurangan.

“Tadi saya dengan Ketua DPRD bisik-bisik, hal berkaitan dengan KJP dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, jumlahnya tidak ada yang dikurangi satu pun,” kata dia.

Pramono juga menyampaikan rencana pengembangan program beasiswa bagi warga Jakarta. Salah satunya adalah membuka peluang KJMU tidak hanya untuk jenjang sarjana, tetapi juga magister dan doktor.

“Kalau dulu Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul jumlahnya 16.920 siswa hanya untuk S1, sejak saya menjadi (Gubernur), boleh untuk S1, S2, dan S3,” ujar dia.

Selain itu, Pemprov DKI juga telah memutihkan ribuan ijazah siswa yang tertahan karena tunggakan biaya pendidikan. Menurut Pramono, pada tahun lalu pemerintah daerah berhasil menebus sekitar 6.050 ijazah secara gratis.

Di akhir sambutannya, Pramono juga menyinggung program “Mudik ke Jakarta” selama Ramadan dan Idul Fitri. Program tersebut memberikan berbagai potongan harga di pusat perbelanjaan dan hotel bagi warga yang tidak pulang ke kampung halaman.

Ia menegaskan Jakarta akan tetap terbuka bagi siapa pun yang datang ke ibu kota dan tidak akan menerapkan operasi yustisia bagi pendatang baru.

“Jakarta akan selalu terbuka bagi siapa saja. Saya tidak akan pernah menjalankan operasi yustisia untuk siapa pun yang datang ke Jakarta,” kata Pramono.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Golkar Muhammad Sarmuji memuji gaya kepemimpinan Pramono yang dinilainya bersahaja dan tenang. Ia menyebut Pramono sebagai sosok pemimpin yang terlihat kalem, namun memiliki kekuatan besar.

“Mas Pram ini orangnya tenang. Tapi diam-diam menghanyutkan. Jadi agak hati-hati sama Mas Pram ini. Kekuatan politiknya itu tidak bisa diterka. Kekuatan pribadinya juga begitu. Tenang tetapi menyimpan kekuatan yang sangat besar,” ujar dia.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI itu juga menilai suasana Jakarta menjadi lebih tenang sejak Pramono memimpin ibu kota.

“Sejak Mas Pramono Anung ini memimpin DKI, suasana Jakarta itu jauh lebih tenang dibandingkan sebelum-sebelumnya,” kata dia.

Sarmuji kemudian mengibaratkan pemimpin sebagai tongkat yang menentukan arah bayangan rakyatnya. Ia mengutip pepatah Arab untuk menggambarkan pentingnya keteladanan pemimpin.

“Pemimpin atau orang tua diibaratkan dengan tongkat, sementara rakyat atau anak diibaratkan dengan bayangan. Bagaimana bayangan bisa lurus kalau tongkatnya saja bengkok,” ujar Sarmuji.

Menurut dia, Pramono merupakan “tongkat yang lurus” bagi Jakarta sehingga masyarakat dapat mengikuti arah kepemimpinannya dengan baik.

“Kebetulan tongkat atau pemimpin DKI Jakarta ini tongkat yang lurus. Jadi rakyatnya juga relatif lurus. Kalau tongkatnya tenang, tidak berombak, insyaallah bayangannya juga tenang. Karena itu, kehadiran pemimpin seperti Mas Pram ini betul-betul sangat dibutuhkan dengan kondisi Jakarta yang sangat dinamis,” sambung Sarmuji.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saksi Ahli KPK Justru Sebut Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Gus Yaqut Tersangka, Begini Jelasnya
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Pemkab Kotabaru Safari Ramadan di Desa Mekarpura, Warga Sambut Hangat
• 57 menit lalurctiplus.com
thumb
AS Mulai Ditinggal Sekutu, Aksi Perang Trump ke Iran Bisa Berantakan
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Transjakarta Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas di Kampung Pulo
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
5 Destinasi Wisata Padalarang yang Lagi Hits, Bisa Naik KCIC, Cocok untuk Libur Lebaran
• 8 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.