2 Modus Penipuan Digital Marak Terjadi di Indonesia

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Modus penipuan digital terus berevolusi dan semakin canggih. Menurut Pendiri dan Group CEO Vida, Niki Santo Luhur, terdapat dua modus penipuan digital yang marak terjadi di Indonesia saat ini:

- Phishing atau smishing: Metode ini melibatkan berbagai cara untuk memancing korban mengklik tautan dan memasukkan data pribadi seperti username, password, dan One-Time Password (OTP) via SMS.

Baca Juga :
Darurat Digital! 15 Serangan Siber per Detik Hantam RI
Kemkomdigi Ungkap Modus Baru Penipuan Digital

Contohnya, pelaku dapat menyamar sebagai instansi logistik atau pun ada nomor tidak diketahui memberikan tawaran promo Ramadan palsu. Modus ini juga berkembang melalui metode fake BTS yang memungkinkan pesan palsu terkirim secara massal dan tampak seolah berasal dari institusi resmi sehingga terlihat meyakinkan bagi penerima.

- Malware: Metode ini memancing korban untuk mengunduh aplikasi berbahaya dalam bentuk file APK. Modus yang digunakan beragam, mulai dari dokumen status pengiriman paket, undangan pernikahan, hingga dokumen lain yang tampak relevan bagi korban.

Setelah terunduh, aplikasi tersebut memungkinkan pelaku memantau perangkat dari jarak jauh, termasuk mengakses password serta berbagai informasi sensitif yang tersimpan maupun digunakan di dalam perangkat.

Kedua modus ini memiliki pola yang serupa, yaitu berupaya memperoleh akses terhadap password atau kredensial pengguna. Hal ini menunjukkan bahwa password semata tidak lagi cukup menjadi benteng keamanan di era digital yang semakin kompleks.

“Password dan OTP tidak lagi dapat menjadi satu-satunya cara verifikasi yang aman, mengingat maraknya kebocoran data serta berbagai teknik penipuan yang terus berkembang. Karena itu, perangkat yang kita miliki (what you have) serta identitas biometrik (who you are) perlu dilindungi dan dimanfaatkan sebagai lapisan keamanan tambahan,” jelas Niki.

Baca Juga :
BCA Ungkap Ancaman Penipuan Digital yang Mengintai Nasabah
BCA Imbau Nasabah Waspadai Modus 'Phishing' via Website Palsu, Simak Kasusnya
Waspada Penipuan di Hari Belanja Online 11.11

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga BBM Subsidi Bakal Naik Jika Anggaran di APBN Nggak Kuat
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bea Cukai-BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali, 2 WNA Rusia Ditangkap
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Lama Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Welber Jardim Selangkah Lagi Bawa Sao Paulo U-20 Juara Liga Brasil
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Imsakiyah Kota Bogor Minggu 8 Maret 2026
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Mendagri dan Mensos Serahkan Bansos Tahap Pertama Hampir Rp900 Miliar kepada Masyarakat Terdampak Bencana
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.