Pabrik Desalinasi Diserang, Iran Balik Hantam Pangkalan Militer AS di Bahrain

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan bahwa pasukan militer Amerika Serikat (AS) tengah menyerang pabrik desalinasi di Pulau Qeshm. Pabrik itu digunakan untuk mengubah air laut menjadi air minum.

Dilansir Aljazeera, Sabtu (7/3/2026) Abbas Araghchi mengatakan tindakan AS itu merupakan 'kejahatan yang terang-terangan dan putus asa'. Akibat serangan itu, pasokan air untuk desa-desa di Iran terganggu.

"Pasokan air di 30 desa telah terganggu," kata Araghchi.

"Menyerang infrastruktur Iran adalah langkah berbahaya dengan konsekuensi serius. AS yang menetapkan preseden ini, bukan Iran," imbuhnya.

Baca juga: Trump Sebut Kuba Mau Buat Kesepakatan Usai Dapat Sinyal Akan Diserang

Tak tinggal diam, Iran membalas serangan itu dengan menargetkan pangkalan militer AS yang terletak di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan bahwa sirene serangan udara berbunyi, dan telah mengimbau warga untuk tetap tenang dan mencari perlindungan.

"pangkalan militer AS di Juffair, Bahrain, dengan rudal berbahan bakar padat dan cair," kata Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Baca juga: Perang Iran Vs AS-Israel, Saling Klaim Hancurkan Kapal Tanker-Jet Tempur




(wnv/wnv)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan Tim Gabungan
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Tegang, Iran Tunggu Pasukan AS di Selat Hormuz
• 12 jam laludetik.com
thumb
Bank Mandiri Siapkan Rp4,5 Triliun Uang Tunai di Jawa Barat saat Ramadan dan Idulfitri 1447 H
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Musisi Vidi Aldiano Meninggal Dunia usai Berjuang Lawan Kanker Ginjal
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bupati Buleleng Memerintahkan Pencarian Korban Banjir Bandang Banjar dan Kerahkan Tim Gabungan Menyisir Sungai hingga Pantai
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.