tvOnenews.com - Kabar wafatnya penyanyi Vidi Aldiano pada bulan suci Ramadhan menjadi duka bagi banyak orang.
Momen tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai makna meninggal dunia di bulan Ramadhan menurut pandangan Islam.
Diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia pada hari ke-17 Ramadhan, sebuah waktu yang sering dianggap penuh keberkahan oleh umat Muslim.
Banyak orang kemudian mengaitkan wafatnya seseorang di bulan suci ini dengan tanda husnul khatimah atau akhir kehidupan yang baik.
Ramadhan merupakan salah satu bulan yang paling istimewa dalam kalender Islam.
Pada bulan ini, umat Muslim menjalankan ibadah puasa serta dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh seperti sedekah, membaca Al-Qur’an, dan beribadah kepada Allah SWT.
Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, Allah SWT memberikan keutamaan khusus pada beberapa waktu, termasuk bulan Ramadhan.
Pada bulan ini pahala amal saleh bisa dilipatgandakan dibandingkan waktu lain.
“Waktu memang ada yang diistimewakan oleh Allah SWT seperti sepertiga malam atau bulan Ramadhan yang penuh keberkahan,” jelasnya dalam sebuah kajian.
Karena keutamaan tersebut, banyak orang berharap dapat melakukan amal terbaik selama Ramadhan, bahkan berharap wafat dalam keadaan yang baik pada bulan mulia ini.
- YouTube
Meski Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ukuran kebaikan seseorang tidak hanya dilihat dari waktu wafatnya, tetapi lebih kepada amal saleh yang dilakukan sepanjang hidupnya.
Menurutnya, seseorang yang wafat di bulan Ramadhan belum tentu otomatis mendapatkan kemuliaan jika selama hidupnya tidak menjalankan amal baik.
“Kalau ada orang fasik atau kriminal meninggal di bulan Ramadhan, apakah itu menandakan dia istimewa? Belum tentu,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa kematian merupakan ketetapan Allah yang tidak bisa dipilih oleh manusia.
Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 34 yang menyebutkan bahwa setiap umat memiliki batas waktu kehidupan.
Artinya, seseorang tidak dapat menentukan kapan ia akan meninggal dunia, baik sebelum Ramadhan, saat Ramadhan, maupun setelahnya.




