BULAN Ramadan kerap menjadi momentum untuk memperkuat jejaring profesional di berbagai sektor. Di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang, ruang pertemuan informal antara pelaku industri dan media dinilai penting untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan konstruktif.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar Alumni BSMH di Jakarta pada Jumat (6/3). Acara ini mempertemukan jurnalis dari sejumlah media nasional dengan perwakilan perusahaan di sektor energi dan pertambangan batu bara dalam suasana silaturahim khas Ramadan.
Selain menjadi ajang berbuka puasa bersama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi santai mengenai perkembangan industri pertambangan serta peran media dalam menyampaikan informasi kepada publik. Dalam suasana yang lebih informal, para peserta bertukar pandangan mengenai dinamika sektor energi yang kerap menjadi perhatian masyarakat.
Baca juga : IPA Dorong Penguatan SDM Energi yang Adaptif
Corporate Communication PT Global Energitama, Emral Firdiansyah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa hubungan antara perusahaan dan media memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang sampai ke publik tetap akurat dan berimbang.
"Bagi kami, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap komunikasi antara perusahaan dan insan pers bisa terjalin lebih terbuka sehingga berbagai isu di sektor energi dapat dipahami secara lebih utuh," ujar Emral.
Forum pertemuan semacam ini dinilai memberikan ruang interaksi yang lebih cair antara jurnalis dan pelaku industri. Dalam suasana yang tidak terlalu formal, dialog mengenai isu industri dapat berlangsung lebih terbuka sekaligus membangun pemahaman yang lebih komprehensif terhadap berbagai perkembangan di sektor tersebut.
Baca juga : Usai Maduro Ditangkap, Trump Minta Perusahaan AS Kuasai Kembali Ladang Minyak Venezuela
Emral menambahkan bahwa momentum Ramadan juga menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat hubungan antara dunia usaha dan insan media.
"Momentum Ramadan menjadi waktu yang baik untuk mempererat silaturahim. Kami berharap pertemuan seperti ini tidak hanya memperkuat hubungan personal, tetapi juga mendorong dialog yang lebih konstruktif antara media dan pelaku industri," kata dia.
Melalui kegiatan yang diinisiasi Alumni BSMH ini, hubungan antara media nasional dan pelaku industri pertambangan diharapkan dapat terus terjaga. Selain mempererat silaturahim di bulan Ramadan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog informal yang memperkuat sinergi sekaligus memperluas pemahaman mengenai dinamika sektor energi dan pertambangan di Indonesia. (E-1)





