Perang Iran Guncang Rantai Pasokan, Harga Chip AI Bisa Naik Tajam

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Industri semikonduktor Korea Selatan khawatir bahwa krisis Iran yang berkepanjangan akan mengganggu pasokan bahan baku utama dari Timur Tengah.

Perang Iran Guncang Rantai Pasokan, Harga Chip AI Bisa Naik Tajam. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Industri semikonduktor Korea Selatan khawatir bahwa krisis Iran yang berkepanjangan akan mengganggu pasokan bahan baku utama dari Timur Tengah dan meningkatkan harga chip akibat lonjakan biaya energi.

Industri chip juga mengatakan krisis tersebut dapat menjadi hambatan bagi rencana perusahaan teknologi besar untuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) di Timur Tengah dalam jangka panjang, sehingga membebani permintaan chip yang kuat.

Baca Juga:
14.796 Jamaah Umrah Berhasil Kembali ke Tanah Air Sejak Konflik AS-Israel dan Iran

Dilansir dari Reuters pada Sabtu (7/3/2026), hal itu disampaikan anggota parlemen Kim Young-bae.

Kim menyampaikan komentar tersebut setelah bertemu dengan para eksekutif dari perusahaan chip, termasuk Samsung.

Baca Juga:
Wall Street Dibuka Turun Lebih dari 1 Persen, Tertekan Data Tenaga Kerja dan Konflik Iran

"Rencana pusat data kemungkinan besar akan terganggu, berpotensi menciptakan masalah dengan permintaan chip," katanya kepada wartawan.

 "Produksi semikonduktor dapat terganggu jika beberapa bahan utama tidak dapat diperoleh dari Timur Tengah," katanya.

Baca Juga:
Wall Street Catatkan Pekan Terburuk Sejak Oktober Imbas Konflik AS-Israel dan Iran

Industri chip khawatir bahwa krisis Iran dapat mengganggu pasokan beberapa bahan pembuatan chip utama seperti helium dari Timur Tengah. Helium sangat penting untuk manajemen panas selama produksi semikonduktor dan saat ini tidak ada alternatif yang lebih baik.

Perusahaan Korea Selatan seperti Samsung dan SK Hynix telah menikmati kenaikan harga chip memori, berkat persaingan perusahaan teknologi untuk membangun pusat data AI.

Amazon mengatakan pada Senin bahwa beberapa pusat datanya di Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain rusak akibat serangan drone. Raksasa teknologi AS seperti Microsoft dan Nvidia menjadikan UEA sebagai pusat regional untuk komputasi AI yang dibutuhkan untuk mendukung layanan seperti ChatGPT.

Iran menembakkan rentetan drone dan rudal ke negara-negara Teluk sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu. (Wahyu Dwi Anggoto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komunitas Madura di Malaysia gelar iftar, beri santunan anak yatim
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Menhub Perkirakan Kepadatan Arus Mudik Lebaran Terjadi pada 16 dan 18 Maret
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hasil Malut United vs PSM Makassar: Drama 6 Gol Berakhir 3-3, Juku Eja Selamat dari Kekalahan
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
AWKI dorong pelajar produksi film pendek bertema kebangsaan
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Ada Demo di Monas, Polisi Bersorban Berjaga
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.