Bisnis.com, BALIKPAPAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menjanjikan peningkatan kualtas jalan poros yang menghubungkan Kota Banjarbaru dengan Kabupaten Tanah Bumbu jelang Idulfitri 2026.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti menyatakan proyek ini merupakan manifestasi nyata dari kolaborasi lintas sektoral.
"Beberapa waktu lalu telah dilakukan penandatanganan MoU antara Pak Gubernur, Dirjen Bina Marga, serta Bupati Kotabaru dan Bupati Tanah Bumbu terkait peningkatan jalan Banjarbaru menuju Tanah Bumbu,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (8/3/2026).
Dia menambahkan, peningkatan kualitas jalur penghubung sangat krusial mengingat fungsinya sebagai urat nadi distribusi logistik antarwilayah.
Seperti diketahui, rute ini memangkas jalur lama yang mencapai 226,3 kilometer. Sementara, jalan alternatif ini sekitar 152,1 kilometer. Dengan pemangkasan jarak, perjalanan dari Banjarbaru ke Batulicin menjadi 2,5 hingga 3 jam. Sebelumnya, perjalanan melalui jalur lama bisa mencapai 5 hingga 6 jam.
Pembangunan jalan alternatif tersebut digagas sejak 2016, pengerjaan fisik 2019 serta pesmian pada 2024 dengan dana pembangunan Rp800 miliar. Jalur tersebut dimulai dari Jalan Pangeran Muhammad Noor di Banjarbaru, kemudian melintasi wilayah Kabupaten Banjar hingga Desa Awang Bangkal di Kecamatan Karang Intan, yang berdekatan dengan Waduk Riam Kanan.
Baca Juga
- Festival Ramadan 2026 BSI di Palembang Berakhir Hari Ini (8/3), Tawarkan Pembiayaan dan Investasi
- Blak-blakan Bos Danantara Soal Tidak Muncul di Daftar Kepemilikan Saham di Atas 1%
- Operasi Besar OJK di Saham 'Sultan Subang' Asep Sulaeman (IPPE-BEBS)
Setelah melewati jembatan penghubung di Desa Awang Bangkal, jalan terus membelah kawasan perbukitan dan hutan Pegunungan Meratus.
Saat yang sama, Suprapti mengungkap selain peningkatan jalan utama, pemerintah juga mendorong pembangunan berbagai infrastruktur pendukung lainnya untuk memperkuat konektivitas wilayah di Kalimantan Selatan.





