Inggris Tawarkan Kapal Induk buat Lawan Iran, Trump Bilang Tak Butuh Bantuan

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Inggris tengah mempertimbangkan secara serius untuk mengirimkan dua kapal induknya ke Timur Tengah di tengah perang antara Israel dan Amerika Serikat (AS) melawan Iran. Namun, Presiden Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pihaknya tidak membutuhkan bantuan Inggris untuk memenangkan perang.

Donald Trump, seperti dilansir Reuters, Minggu (8/3/2026), telah berulang kali mengkritik Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dengan menyatakan bahwa Starmer membantu 'merusak' hubungan historis kedua negara yang selama ini dekat. Hal itu diungkapkannya setelah London memblokir penggunaan awal pangkalan Inggris oleh AS untuk menyerang Iran.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan dia 'akan mengingat' kurangnya dukungan Inggris selama konflik dengan Iran.

"Britania Raya, yang dulu merupakan Sekutu Hebat kita, mungkin yang terhebat dari semuanya, akhirnya memberikan pertimbangan serius untuk mengirim dua kapal induk ke Timur Tengah," kata Trump.

"Tidak apa-apa, Perdana Menteri Starmer, kami tidak lagi membutuhkan mereka-Tapi kami akan mengingatnya. Kami tidak butuh orang yang bergabung dalam Perang setelah kami menang!," imbuhnya.

Baca juga: Rudal Generasi Anyar Iran Sasar Pangkalan AS hingga Israel

Unggahan Trump itu muncul setelah Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan kapal induk Prince of Wales untuk dikerahkan. Namun, menurut seorang pejabat Inggris, belum ada keputusan akhir yang diambil mengenai apakah kapal induk tersebut akan dikerahkan ke Timur Tengah.

Starmer membela keputusannya untuk tidak mengizinkan pasukan AS menggunakan pangkalan Inggris guna mendukung serangan awal terhadap Iran. Dia mengatakan bahwa Ia perlu memastikan bahwa setiap tindakan militer bersifat legal dan terencana dengan baik.

Ia kemudian memberikan izin bagi pasukan AS untuk menggunakan pangkalan Inggris untuk apa yang ia sebut sebagai serangan defensif terhadap rudal-rudal Iran di gudang penyimpanan atau peluncur.

Awal tahun ini, Starmer juga mengkritik keinginan Trump untuk membeli Greenland dan menyebut komentar Trump bahwa pasukan Eropa menghindari pertempuran garis depan dalam perang di Afghanistan sebagai hal yang "terus terang, sangat mengerikan."

Baca juga: Kemlu Sudah Evakuasi 32 WNI Gelombang Pertama dari Iran Lewat Azerbaijan




(wnv/wnv)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bandara Internasional Dubai Tutup Sementara di Tengah Konflik Iran
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Profil Donny Fattah, Bassist God Bless yang Meninggal Dunia, Tokoh Legendaris Musik Rock Indonesia
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Minta Masyarakat Tak Ragu Imunisasi Campak, Sebut Stok Masih Sangat Cukup
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Puji Dedikasi Sheila Dara Merawat Vidi Aldiano, Raisa: Cintanya Luar Biasa Banget
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Kalla Toyota Luncurkan New Veloz Hybrid EV, Pesanan Tembus 500 Unit
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.