Bagi pencinta kopi, ngopi di bulan puasa menjadi tantangan tersendiri. Banyak orang bingung harus minum kopi di waktu kapan dan jenis mana yang tepat agar tidak menimbulkan penyakit semisal asam lambung.
Sejatinya, minum kopi saat puasa sah-sah saja, kok, asal kamu tahu tipsnya. Seperti tips yang dibagikan oleh store manager Common Ground Terra, Mr Gatot kepada kumparanFOOD.
Laki-laki yang ditemui di gerainya, Kamis (26/2), mengungkapkan bahwa hal wajib yang dilakukan pertama sebelum minum kopi, adalah pastikan bahwa kamu sudah makan terlebih dahulu.
"Tentunya sebelum ngopi sebaiknya makan dulu, isi perutnya, jangan perut kosong usahakan. Jadi kalau misalnya mau ngopi pas sahur, (ngopinya) setelah makan sahur kalau berbuka setelah isi perut makan berbuka puasa," ujarnya.
Selanjutnya, tak kalah penting yakni pemilihan jenis biji kopi yang aman untuk lambung. "Yang kedua pilih jenis-jenis kopi yang relatif aman dan low caffeine seperti kopi arabika atau bisa juga minum kopi decaf," tambahnya.
Kemudian tips selanjutnya, Mr Gatot juga menyarankan untuk sebaiknya minum kopi yang "pure coffee" tanpa tambahan susu, gula, ataupun krim.
Takaran Minum Kopi saat PuasaMenambahkan tips ngopi di atas, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Kencana Fitri Hudayani, mengatakan minum teh atau kopi saat puasa sebenarnya boleh saja. Hanya saja kamu juga perlu memperhatikan porsi harian saat menikmati kedua minuman berkafein ini.
“Konsumsi teh dan kopi harus dikonsumsi secukupnya, misalnya hanya satu gelas untuk teh dan satu cangkir untuk kopi per hari nya, selebihnya dianjurkan minum air putih,” kata Fitri seperti dikutip dari Antara, Rabu (25/2).
Fitri juga menjelaskan bahwa membatasi jumlah porsi minum kopi sama dengan menjaga tubuh dari kelebihan asupan gula. Sebab menurutnya, banyak orang tak sadar mengonsumsi gula berlebih karena teh atau kopi sering ditambahkan gula atau susu, baik full cream maupun susu rendah lemak.
Senada dengan Fitri, Guru Besar Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor, Prof. Ali Khomsan, mengatakan pula meski minum kopi atau teh saat Ramadan tidak langsung berbahaya bagi kesehatan, efek diuretik dari keduanya tetap perlu diperhitungkan. Sebab, jika tidak diimbangi cairan cukup, maka tubuh bisa terasa lebih lemas saat puasa.




