267 Sekolah Rusak Bencana di Sumatera Dibangun Ulang, Ini Target Pemerintah

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggandeng TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pembangunan kembali 267 sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan sekolah tersebut rampung pada Oktober 2026 agar siswa dapat kembali belajar di fasilitas yang layak.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, mengatakan ratusan sekolah yang akan dibangun kembali itu tersebar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kerusakan terjadi akibat berbagai bencana yang membuat sebagian sekolah tidak lagi aman digunakan sehingga harus direlokasi ke lokasi yang lebih aman.

“Untuk mempercepat proses pembangunan sekolah di daerah bencana yang masuk kategori rusak berat dan relokasi sekolah, jumlahnya ada 267 sekolah,” ujar Fajar di Jakarta, Kamis,5 Maret 2026.

BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Vidi Aldiano yang Meninggal Dunia, Belajar Musik sejak di Bangku Sekolah

BACA JUGA:Gubernur Maluku Utara Tinjau Progres Sekolah Rakyat yang dibangun Hutama Karya

Fajar, menjelaskan, secara keseluruhan terdapat sekitar 4.922 sekolah yang terdampak bencana di wilayah tersebut. Namun seluruh sekolah tersebut dipastikan sudah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar, meskipun sebagian masih menggunakan fasilitas sementara.

Perlu di informasikan bahwa saat ini masih terdapat puluhan sekolah yang memanfaatkan ruang belajar darurat. “Yang menggunakan ruang kelas darurat sekitar 97 sekolah, sedangkan 22 sekolah lainnya masih menumpang di sekolah lain,” katanya.

Meski demikian, ia memastikan proses pembelajaran tetap berjalan normal bagi seluruh siswa. “Yang paling penting prinsipnya semua sudah mengikuti proses pembelajaran secara normal, 100 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen mengatakan pembangunan kembali sekolah akan dilakukan bersama jajaran komando daerah militer di wilayah terdampak.

BACA JUGA:Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat Masuk Prioritas Papua Barat

BACA JUGA:Genjot Revitalisasi 60 Ribu Sekolah, Pemerintah Siapkan Dana Tambahan Rp89,49 Triliun

Menurutnya, jumlah personel yang terlibat akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan di lapangan. “Untuk personel nantinya disiapkan oleh masing-masing Kodam sesuai kebutuhan proses pembangunan,” ujarnya.

Kerja sama percepatan pembangunan sekolah ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kemendikdasmen dan TNI AD di Jakarta. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat rehabilitasi sekolah sehingga siswa di daerah bencana dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan layak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Buru Riza Chalid, Pakar Hukum: Negara Tidak Boleh Kalah
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 7 Maret: Duel Panas Borneo FC vs Persebaya
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
JK Soroti Potensi Dampak Kenaikan Harga BBM ke APBN Akibat Perang Iran-Israel
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Bamsoet Ingatkan Fenomena “Tidak Viral Tidak Ada Keadilan” Jadi Alarm Keras bagi Sistem Hukum Nasional
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Penyebab Pohon Tumbang di Lenteng Agung: Hujan Ditambah Puting Beliung
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.