Genangan banjir masih terlihat di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3) siang. Ketinggian air berkisar 10-40 cm. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di kawasan itu tersendat, terutama bagi kendaraan yang melaju ke arah Bangka hingga Blok M.
Berdasarkan pantauan kumparan di Jalan Kapten Tendean sekitar pukul 11.35 WIB, genangan air masih menutup sebagian ruas jalan, baik dari arah menuju Bangka–Blok M maupun arah sebaliknya. Kendaraan pun terpaksa melambat saat melintas di titik genangan.
Kepadatan lalu lintas terlihat khususnya pada kendaraan yang mengarah ke Bangka–Blok M. Antrean kendaraan mengular karena pengendara harus berhati-hati saat melewati jalan yang tergenang.
Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat mengambil lajur paling kanan untuk menghindari bagian jalan dengan genangan yang lebih dalam. Sementara kendaraan roda empat tampak melaju perlahan ketika melewati titik banjir tersebut.
Tak hanya itu, beberapa pengendara mobil dan motor juga memilih putar balik di flyover Kapten Tendean. Kendaraan yang semula datang dari arah Pancoran menuju Mampang Prapatan terlihat berbalik arah untuk menghindari jalur yang tergenang.
Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat jumlah wilayah yang terdampak genangan mengalami peningkatan.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan hingga Minggu pukul 12.00 WIB ada 148 RT dan 20 Jalan tergenang.
Wilayah Jakarta Timur menjadi daerah dengan jumlah genangan dan titik pengungsian terbanyak. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.





