Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan kembali menghidupkan minat mereka terhadap bek tangguh milik Bayern Munich, Kim Min-Jae. Ketertarikan itu muncul ketika manajemen Nerazzurri mulai menyusun rencana besar untuk memperkuat lini belakang menjelang berakhirnya musim ini.
Langkah tersebut tidak lepas dari situasi kontrak dua bek senior Inter, yakni Francesco Acerbi dan Stefan De Vrij. Kedua pemain berpengalaman itu sama-sama akan habis masa kontraknya pada Juni mendatang dan sejauh ini belum ada sinyal perpanjangan dari klub.
Jika keduanya benar-benar meninggalkan klub, Inter akan menghadapi kekosongan besar di jantung pertahanan. Selama beberapa musim terakhir, Acerbi dan De Vrij menjadi sosok penting yang menopang kestabilan lini belakang tim.
Peran mereka bahkan sangat terasa dalam era kepelatihan Simone Inzaghi. Di bawah arahan pelatih asal Italia itu, Inter dikenal memiliki organisasi pertahanan yang disiplin dan sulit ditembus.
Acerbi dan De Vrij bukan hanya pemain inti, tetapi juga figur berpengalaman yang memahami karakter permainan klub. Kehadiran mereka membantu menjaga keseimbangan antara pengalaman dan kualitas taktik di lini pertahanan.
Karena alasan itulah Inter mulai bergerak lebih awal untuk mencari pengganti yang sepadan. Direktur olahraga klub, Piero Ausilio, disebut sudah menyusun daftar kandidat bek tengah yang dinilai cocok untuk proyek jangka panjang tim.
Salah satu nama yang kembali muncul dalam radar Inter adalah Kim Min-Jae. Bek tim nasional Korea Selatan itu dinilai memiliki kombinasi kualitas yang dibutuhkan untuk memperkuat pertahanan Nerazzurri.
Menurut laporan media Italia L’Interista, Inter kembali melakukan penjajakan awal terkait kemungkinan transfer tersebut. Kontak informal disebut sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir sebagai bagian dari pemantauan situasi sang pemain.
Kim sendiri bukan sosok asing bagi sepak bola Italia. Ia sebelumnya tampil impresif bersama Napoli sebelum akhirnya pindah ke Bayern Munich.
Selama berseragam Napoli, Kim dikenal sebagai bek yang kuat secara fisik, agresif dalam duel udara, dan memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik. Karakter tersebut membuatnya cepat beradaptasi dengan tuntutan sepak bola Eropa.




