Imlek di Bulan Ramadan: Ketika Solidaritas Mengalir Bersama Setetes Darah

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — Di sebuah ruangan yang dipenuhi kursi donor, suara percakapan ringan bercampur dengan senyum para relawan dan pendonor.

Sebagian baru saja datang, sebagian lainnya sudah selesai mendonorkan darahnya. Di sudut ruangan, kantong-kantong darah perlahan terisi—menjadi simbol kepedulian yang melampaui sekat budaya dan keyakinan.

Akhir pekan ini, suasana seperti itu terlihat di beberapa titik di Makassar dan Maros. Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan dan Makassar bersama Yayasan Budi Luhur, IWATI, Permabudi, serta sejumlah yayasan sosial Tionghoa lainnya menggelar bakti sosial donor darah bertajuk “Imlek di Bulan Ramadan.”

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 7–8 Maret 2026, di empat lokasi berbeda dengan satu tujuan yang sama: membantu memenuhi kebutuhan stok darah selama bulan Ramadan.

Ketua Panitia, Hendrik Sie, mengatakan kegiatan ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi yang sering terjadi setiap Ramadan.

Pada bulan puasa, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) biasanya mengalami penurunan karena sebagian masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tidak dapat melakukan donor pada siang hari.

“Donor darah ini kami lakukan untuk membantu ketersediaan stok darah PMI Sulsel selama Ramadan. Kami berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi menyumbangkan darahnya,” ujar Hendrik.

Untuk menjangkau lebih banyak pendonor, panitia sengaja membagi jadwal kegiatan pada siang hingga malam hari. Dengan pola itu, masyarakat yang berpuasa tetap dapat mendonorkan darah setelah waktu berbuka.

Hari pertama kegiatan digelar di Gereja Petra Makassar sejak pukul 10.00 WITA hingga selesai, serta di Yayasan Budi Luhur di Jalan Andi Mappaodang mulai pukul 15.00 WITA.

Sementara pada hari kedua, donor darah dilaksanakan di Gereja Filadelfia Makassar mulai pukul 10.00 WITA hingga sore, kemudian dilanjutkan di Grand Mall Maros mulai pukul 15.00 WITA.

“Jadi sengaja kita buka ada siang dan juga malam agar semua masyarakat yang ingin berpartisipasi bisa ikut, termasuk bagi yang berpuasa karena mungkin tidak bisa saat siang,” jelas Hendrik.

Antusiasme masyarakat pada hari pertama pun cukup tinggi. Banyak warga datang untuk ikut serta, baik dari komunitas Tionghoa maupun masyarakat umum.

Panitia pun optimistis target pengumpulan 600 kantong darah dapat tercapai, bahkan berpotensi melampaui target.

Tak hanya donor darah, panitia juga menyiapkan paket sembako bagi para pendonor sebagai bentuk apresiasi. Setiap peserta yang mendonorkan darahnya menerima beras sebanyak 5 kilogram.

Bagi Ketua PSMTI Sulsel, Thiawudy Wikarso, kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial biasa. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang diisi dengan kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, momentum Imlek yang bertepatan dengan Ramadan justru menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Imlek yang dilaksanakan oleh yayasan-yayasan dan masyarakat Tionghoa. Tujuannya untuk membantu stok darah PMI Sulsel di bulan Ramadan, di mana banyak saudara-saudara Muslim kami yang mungkin tidak bisa donor darah,” ujarnya.

Di balik setiap kantong darah yang terkumpul, tersimpan pesan sederhana namun kuat: bahwa kemanusiaan tidak mengenal perbedaan.

Di bulan Ramadan, ketika umat Muslim menahan lapar dan dahaga, setetes darah dari tangan-tangan yang peduli menjadi pengingat bahwa solidaritas bisa datang dari mana saja, bahkan dari perayaan yang berbeda.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Maut di Koja: Seorang Nenek Tewas Usai Motor Ojek yang Ditumpanginya Terserempet Truk
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Menu MBG Tak Layak? Jangan Cuma Viralkan, BGN Persilakan Warga Langsung Protes ke SPPG
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Melihat Jenazah Vidi Aldiano, Armand Maulana: Wajahnya Tenang Seperti Tersenyum
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Politik bebas aktif dan kedaulatan bangsa
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Sipil PNUP Ciptakan Kehangatan Saat Buka Bersama
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.