Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Ginanjar Bekti menyampaikan curah hujan tinggi selama dua hari terakhir, menyebabkan beberapa titik di ruas Tol Jakarta-Tangerang sempat tergenang air pada Minggu pagi.
"Genangan disebabkan tingginya curah hujan dua hari terakhir sehingga menyebabkan genangan di kawasan pemukiman dan jalan tol," ungkap Bekti saat dikonfirmasi di Tangerang, Banten, Minggu.
Ia mengatakan, adanya genangan air tersebut menjadikan arus lalu lintas di Tol Jakarta-Tangerang, tepatnya di KM 24 arah Bitung, mengalami kepadatan cukup parah.
Namun, seiring hujan reda maka genangan air di wilayah tersebut surut sehingga arus lalulintas pada Minggu siang ini, mulai kembali normal.
"Saat ini sebagian besar titik genangan sudah surut dan dapat beroperasi normal kembali, tersisa dua titik yaitu KM 10 sampai KM10+800 Ruas Tol Jakarta-Tangerang arah Tangerang dan di akses keluar Gerbang Tol Karang Tengah Barat (KTB) yang menyebabkan akses KTB ditutup sementara sejak pukul 07.45 WIB pagi tadi," jelasnya.
Ia bilang, untuk genangan air di ruas Tol Jakarta-Tangerang terpantau menutupi bahu luar jalan.
"Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan imbauan di lapangan untuk mengantisipasi gangguan kendaraan akibat terkena genangan air," tuturnya.
Dalam hal ini, pihaknya beserta stakeholder terkait terus melakukan percepatan penanganan genangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan upaya yang diperlukan.
Selain itu, sekitar total lima pompa air dikerahkan di dua lokasi titik banjir untuk mempercepat penanganan genangan.
Kemudian, untuk mengurangi kepadatan, pihak Kepolisian dan petugas Jasa Marga mengarahkan arus lalu lintas agar situasi tidak memperparah dari kepadatan.
"Petugas Jasa Marga juga terus berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas yang dibutuhkan," ucap dia.
Baca juga: Banjir di Tol Tangerang sempat ganggu arus kendaraan arah Jakarta
Baca juga: Imbas banjir di Tol Sedyatmo, Polisi alihkan sejumlah jalur
Baca juga: BBWS C3 percepat penanganan banjir Sungai Cidurian
"Genangan disebabkan tingginya curah hujan dua hari terakhir sehingga menyebabkan genangan di kawasan pemukiman dan jalan tol," ungkap Bekti saat dikonfirmasi di Tangerang, Banten, Minggu.
Ia mengatakan, adanya genangan air tersebut menjadikan arus lalu lintas di Tol Jakarta-Tangerang, tepatnya di KM 24 arah Bitung, mengalami kepadatan cukup parah.
Namun, seiring hujan reda maka genangan air di wilayah tersebut surut sehingga arus lalulintas pada Minggu siang ini, mulai kembali normal.
"Saat ini sebagian besar titik genangan sudah surut dan dapat beroperasi normal kembali, tersisa dua titik yaitu KM 10 sampai KM10+800 Ruas Tol Jakarta-Tangerang arah Tangerang dan di akses keluar Gerbang Tol Karang Tengah Barat (KTB) yang menyebabkan akses KTB ditutup sementara sejak pukul 07.45 WIB pagi tadi," jelasnya.
Ia bilang, untuk genangan air di ruas Tol Jakarta-Tangerang terpantau menutupi bahu luar jalan.
"Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan imbauan di lapangan untuk mengantisipasi gangguan kendaraan akibat terkena genangan air," tuturnya.
Dalam hal ini, pihaknya beserta stakeholder terkait terus melakukan percepatan penanganan genangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan upaya yang diperlukan.
Selain itu, sekitar total lima pompa air dikerahkan di dua lokasi titik banjir untuk mempercepat penanganan genangan.
Kemudian, untuk mengurangi kepadatan, pihak Kepolisian dan petugas Jasa Marga mengarahkan arus lalu lintas agar situasi tidak memperparah dari kepadatan.
"Petugas Jasa Marga juga terus berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas yang dibutuhkan," ucap dia.
Baca juga: Banjir di Tol Tangerang sempat ganggu arus kendaraan arah Jakarta
Baca juga: Imbas banjir di Tol Sedyatmo, Polisi alihkan sejumlah jalur
Baca juga: BBWS C3 percepat penanganan banjir Sungai Cidurian





