FAJAR, SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, melaksanakan panen padi musim tanam I di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Minggu, (8/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Surianto bersama jajaran, Camat Panca Rijang Faradilla Bakri, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Turut hadir Kepala Desa Bulo Andi Rifai, Kepala Desa Bulo Wattang Andi Wawan, para penyuluh pertanian Kecamatan Panca Rijang, serta undangan lainnya.
Syaharuddin menyampaikan, hasil panen di Desa Bulo mengalami peningkatan signifikan. Pada 2024 hingga 2025, produksi padi hanya berkisar 5 hingga 7 ton per hektare dengan harga sekitar Rp5.000 per kilogram. Kondisi itu membuat pendapatan petani berada di kisaran Rp35 juta per hektare.
Namun pada 2026, produksi meningkat menjadi sekitar 8 ton per hektare dengan harga Rp7.300 per kilogram. Dengan kondisi tersebut, pendapatan petani diperkirakan mencapai sekitar Rp62 juta per hektare.
Menurut Syaharuddin, peningkatan pendapatan masyarakat merupakan salah satu tantangan terbesar bagi pemerintah daerah.
“Hal itu membutuhkan pertolongan Allah, niat yang ikhlas dari pemimpin, serta kerja yang ikhlas dari masyarakat,” ujarnya.
Ia optimistis dengan tiga unsur tersebut, Kabupaten Sidrap mampu mencapai kemajuan yang signifikan dalam lima tahun ke depan.
Syaharuddin juga menyebut peningkatan hasil panen tidak hanya terjadi di Desa Bulo, tetapi juga di sejumlah wilayah lain seperti Otting, Bila Riawa, dan Maritengngae yang rata-rata produksinya mencapai 11 hingga 12 ton per hektare.
Untuk 2026, pemerintah daerah menargetkan program cetak sawah baru seluas 7 hektare di Bulo Baru dan 29 hektare di Bulo Wattang. Selain itu, pemerintah juga merencanakan perbaikan infrastruktur jalan serta peningkatan indeks pertanaman hingga IP 300.
“Insya Allah kita akan mencapai kemajuan yang signifikan,” kata Syaharuddin.
Sementara itu, Kepala Desa Bulo Andi Rifai mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas berbagai dukungan yang diberikan kepada petani.
Ia menyebut salah satu bantuan yang dirasakan manfaatnya adalah program listrik masuk sawah yang hampir rampung.
“Bornya sudah sekitar 99 persen selesai dengan kurang lebih 75 titik. Kami mewakili seluruh petani di Desa Bulo mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan,” ujarnya.
Ia berharap musim tanam kedua dapat segera dimulai dan masyarakat siap mendukung program peningkatan indeks pertanaman hingga IP 300.
“Kami berharap MT 2 bisa segera dimulai dan kami berkomitmen ikut dalam program IP 300. Semoga kita diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menjalankan program ini,” katanya.
Usai panen, masyarakat Desa Bulo juga berencana menggelar syukuran yang dirangkaikan dengan turnamen sepak bola Bulo Cup yang saat ini memasuki babak 14 besar.
Pihak desa berharap dukungan dari pemerintah daerah agar turnamen tersebut dapat digelar pada April mendatang.
“Kami mewakili seluruh pemuda dan masyarakat Desa Bulo berharap dukungan dari Bapak Bupati agar turnamen ini dapat berjalan dengan aman dan lancar,” tuturnya. (*)





