Israel melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas minyak Iran di Teheran dan Provinsi Alborz pada Sabtu (7/3). Pemerintah Israel menyebut serangan ini sebagai bagian dari eskalasi perang melawan Iran dan memperingatkan konflik bisa semakin meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Menteri Energi Israel Eli Cohen mengatakan berbagai target yang dapat melemahkan pemerintahan Iran kini menjadi sasaran militer.
“Semua target yang akan membantu kami merugikan rezim saat ini di Iran ada di atas meja,” kata Cohen kepada Radio 103 Israel, Minggu (8/3), sebagaimana dilansir AlJazeera.
Cohen juga menegaskan Israel memiliki rencana terkait jalannya perang tersebut
“Kami tahu kerangka waktu di mana kami berharap dapat mencapai semua tujuan yang kami tetapkan. Ada rencana dalam perang ini,” ujarnya.
Sementara itu, kantor berita Iran, Fars melaporkan sedikitnya empat sopir truk tanker tewas dalam serangan Israel ke lokasi penyimpanan minyak di Iran.
Serangan itu disebut menghantam empat fasilitas penyimpanan minyak serta satu pusat transfer produk petroleum di wilayah Teheran dan Provinsi Alborz.
Meski fasilitas energi diserang, Iran mengatakan distribusi bahan bakar di dalam negeri masih berjalan normal, meski ada penyesuaian dalam kuota pembeliannya.
Pasukan keamanan dan tim darurat saat ini masih melakukan operasi pemadaman kebakaran di lokasi yang terdampak serangan.





