Kementerian PU Bangun Dua IPA di Taput untuk Pemulihan Pascabencana

tvrinews.com
1 hari lalu
Cover Berita

Penulis: Harapan Sagala

TVRINews, Tapanuli Utara

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum membangun dua unit Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025.

Pembangunan IPA tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni penambahan instalasi di Kecamatan Sipoholon serta pembangunan fasilitas baru di kawasan hunian tetap di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat meninjau sistem pengolahan air minum di Sipoholon mengatakan pembangunan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Menurutnya, kapasitas IPA di Sipoholon akan ditingkatkan dari 50 liter per detik menjadi 100 liter per detik sehingga dapat melayani kebutuhan air minum masyarakat di tiga kecamatan, yakni Sipoholon, Tarutung, dan Siatas Barita.

Selain itu, pemerintah juga membangun instalasi pengolahan air minum di kawasan hunian tetap di Desa Dolok Nauli dengan kapasitas 5 liter per detik untuk melayani sekitar 400 warga yang akan direlokasi ke kompleks hunian tetap.

Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sumatera Utara Kementerian PU, Yenni Mulyadi, mengatakan pembangunan IPA tersebut merupakan bagian dari program percepatan pemulihan infrastruktur dasar pascabencana di wilayah Tapanuli Utara.

“Dengan adanya instalasi pengolahan air minum ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses air bersih yang layak dan berkelanjutan,” ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan IPA di Desa Dolok Nauli, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah terdampak.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, menyambut baik pembangunan dua instalasi pengolahan air minum tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah berharap proyek tersebut dapat segera rampung dan beroperasi sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan akses air bersih di wilayah terdampak bencana.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Virgoun Isi Soundtrack Senin Harga Naik, Pengalaman Keluarga Jadi Inspirasi
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Dunia Penuh Bahaya, Prabowo: Pertikaian Kekuatan Besar Bisa Seret Bangsa Lain
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Timnas Indonesia Panggil 41 Pemain untuk FIFA Series 2026, Elkan Baggott Comeback
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Rupiah Tembus Rp 17.000 per US$ Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
DPR Dorong Implementasi PP TUNAS demi Lindungi Anak di Dunia Digital
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.