Bekasi Dikepung 18 Titik Banjir, Satu Rumah Roboh

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Bekasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sebanyak 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi. Peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Sebagian besar genangan dilaporkan telah surut.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, mengatakan titik banjir tersebut tersebar di 12 kelurahan yang berada di tujuh kecamatan, yakni Mustikajaya, Pondokgede, Pondokmelati, Jatiasih, Rawalumbu, Bekasi Timur, dan Bekasi Barat.

“Total terdapat 18 titik banjir dan satu rumah roboh yang tercatat di sejumlah wilayah Kota Bekasi,” kata Idham di Bekasi, Minggu, 8 Maret 2026.


Banjir di Kota Bekasi hari ini, Minggu, 8 Maret 2026.

Idham menjelaskan, di Kecamatan Mustikajaya terdapat tiga titik genangan, yakni di Perumahan Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustika Jaya, dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter dan saat ini telah surut.

Selain itu, genangan juga terjadi di Perumahan Pondok Timur Indah, Kelurahan Mustika Jaya, dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter, serta di Perumahan Mayang Pratama Blok A RT 02 dan RT 04 RW 02, Kelurahan Mustikasari, dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter.

Sementara itu, di Kecamatan Pondokgede terdapat dua titik banjir, yakni di Jalan Kenanga VI RT 14 RW 15 Komplek Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur, serta di Perumahan Jatibening Permai, Kelurahan Jatibening. Ketinggian air di lokasi tersebut dilaporkan mencapai sekitar 100 sentimeter dan kini telah surut.

Selain itu, satu rumah dilaporkan roboh di Komplek DDN A36, Kelurahan Jatiwaringin. Kondisi banjir di lokasi tersebut juga telah surut. Di Kecamatan Pondokmelati, genangan terjadi di Perumahan Chandra Baru RW 017, 021, dan 022, Kelurahan Jatirahayu, dengan ketinggian air sekitar 60 hingga 80 sentimeter yang kini telah surut.

Baca Juga :

Tangerang Siaga Hujan Lebat hingga Besok
Selanjutnya, di Kecamatan Jatiasih terdapat dua titik banjir, yakni di Perumahan Bumi Nasio Indah, Kelurahan Jatimekar, dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter. Kemudian, di Komplek Dosen IKIP, Kelurahan Jatikramat, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 180 sentimeter. Di lokasi ini dua unit pompa air dioperasikan dan tim BPBD masih bersiaga.

Di Kecamatan Rawalumbu terdapat lima titik genangan yang sebagian besar telah surut. Lokasi tersebut antara lain Perumahan Taman Narogong Indah, Kelurahan Pengasinan, dengan ketinggian air 50 hingga 70 sentimeter, Perumahan Bumi Bekasi Baru sekitar 80 sentimeter, kawasan Rawalumbu Jembatan 0 Kelurahan Pengasinan sekitar 70 sentimeter, serta Jalan Selecta 3 Kelurahan Pengasinan dengan tinggi air 30 hingga 40 sentimeter.

Genangan juga terjadi di Perumahan Pondok Hijau Permai, Jalan Kenari Barat RT 002 RW 026, Kelurahan Pengasinan, dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 60 sentimeter.

Sementara itu, di Kecamatan Bekasi Timur tercatat tiga titik banjir, yakni di Perumahan Duren Jaya RW 09 dengan ketinggian air 10 hingga 20 sentimeter, Pasar Rama Wisma Jaya Kelurahan Duren Jaya sekitar 10 hingga 15 sentimeter, serta kawasan Irigasi Danita Kelurahan Bekasi Jaya dengan ketinggian air 10 hingga 30 sentimeter.

“Ketiga lokasi tersebut kini dilaporkan sudah surut,” ujar Idham.

Baca Juga :

Update Banjir Jakarta: 147 RT Tergenang, Ketinggian Air Capai 1,7 Meter
Adapun di Kecamatan Bekasi Barat terdapat dua titik genangan, yakni di Jalan Raya Bintara depan SPBU, Kelurahan Bintara, akibat luapan Kali Cakung dengan ketinggian air sekitar 70 sentimeter, serta di Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Bintara, dengan ketinggian air sekitar 10 hingga 30 sentimeter.

Idham menambahkan BPBD Kota Bekasi telah melakukan sejumlah upaya penanganan, di antaranya melakukan asesmen di wilayah terdampak dan memantau tinggi muka air untuk diinformasikan kepada masyarakat.

“Serta menyiapkan perahu untuk evakuasi apabila dibutuhkan. Selain itu, petugas juga disiagakan di wilayah rawan banjir untuk melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir serta mendistribusikan logistik bagi masyarakat terdampak,” ujar Idham.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemlu Desak Investigasi Menyeluruh Ledakan Kapal di Selat Hormuz
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Banjir Genangi Underpass Mampang, Akses Jalan Ditutup Sementara
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mercure Surabaya dan Positive Community Gelar Buka Puasa untuk 500 Anak Yatim, Perkuat Program CSR Berkelanjutan
• 51 menit laluerabaru.net
thumb
5 Fakta Menarik Maldives sebagai Negara Muslim yang Jadi Destinasi Liburan Impian
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jadwal Imsakiyah Hari Ini, 9 Maret 2026, Semarakan Pagi di Bandung
• 9 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.