Banjir setinggi sekitar 10–40 sentimeter di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, sejak Minggu (8/3) dini hari merugikan para pengemudi ojek online.
Zayd (26), salah seorang pengemudi ojol yang melintas di kawasan tersebut, mengatakan pelanggan kerap membatalkan pesanannya karena terlalu lama menunggu.
“Kalau lagi banjir sih cukup berdampak buat pengemudi ojol. Salah satunya pesanan rentan di-cancel customer karena kelamaan,” kata Zayd (26) kepada kumparan di lokasi, Minggu (8/3).
Para pengemudi ojol terpaksa memutar otak untuk mencari jalur alternatif agar tetap bisa mengantarkan pesanan tepat waktu.
Namun, upaya itu tidak selalu mudah dilakukan, terutama jika banyak ruas jalan yang ikut terendam.
“Terus juga kita harus cari jalan alternatif biar bisa sampai cepat (pesanan) ke customernya,” ujarnya.
Meskipun kondisi banjir, tarif perjalanan bagi pengemudi ojol tetap tidak mengalami peningkatan.
Selain itu, Zayd mengaku tetap memenuhi pesanan yang ada di aplikasinya dengan mencari jalan alternatif.
“Kalau dibilang orderan sih banyak, cuma kita bingung nyari jalan alternatifnya kalau kejebak di tempat yang banjir,” ucapnya.
Di tengah kondisi tersebut, ia berharap ada perbaikan infrastruktur yang bisa membantu mobilitas warga saat banjir melanda kawasan Daan Mogot.





