RI Buka Peluang Kerja Sama Lebih Luas dengan Belarus

wartaekonomi.co.id
21 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Belarus di berbagai sektor strategis.

Melansir dari siaran pers Kemenko Perekonomian, kerja sama tersebut mencakup ketahanan pangan dan pertanian, industri manufaktur, perdagangan, kesehatan, serta pendidikan yang diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Baca Juga: Tarif 0% untuk 1.819 Produk, Ekonom Prediksi Ekspor Belum Tentu Naik

Ini disampaikan Menko Airlangga saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski, di Jakarta pada Kamis (5/03/2026).

Selain membahas penguatan kerja sama ekonomi kedua negara, pertemuan ini juga membahas rencana penyelenggaraan Pertemuan Komisi Bersama Indonesia–Belarus sebagai langkah untuk memperkuat koordinasi dan memperdalam kerja sama ekonomi bilateral. 

Forum tersebut diharapkan dapat mematangkan berbagai bentuk kerja sama konkret di sektor-sektor strategis sekaligus menjadi bagian dari deliverables menjelang rencana Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia.

Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Eurasian Economic Union (Indonesia–EAEU Free Trade Agreement) yang telah ditandatangani pada akhir tahun lalu dan saat ini tengah memasuki tahap ratifikasi. Perjanjian tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara anggota EAEU, termasuk Belarus.

Pada kesempatan yang sama, Dubes Ramanouski menyampaikan minat Belarus untuk memperluas kerja sama perdagangan dan investasi dengan Indonesia. Beberapa potensi kerja sama yang dibahas antara lain pasokan pupuk dan produk susu dari Belarus, peluang pengembangan investasi di sektor pertanian dan industri, serta peningkatan kerja sama di sektor pariwisata. 

Baca Juga: Airlangga Ungkap Nasabah Bulion Bank Tembus 5,7 juta

Pembahasan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral antara Menko Perekonomian Republik Indonesia dan Deputi Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich pada Desember lalu, yang menekankan pentingnya penguatan kemitraan ekonomi antara kedua negara.

Melalui berbagai inisiatif kerja sama tersebut, Indonesia dan Belarus diharapkan dapat terus memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan serta membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan kolaborasi di masa mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Longsor Sampah TPST Bantargebang, 4 Orang Tewas, Berikut Ini Daftarnya
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Jacob Kiplimo Rebut Kembali Rekor Dunia Half Marathon
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Harga Minyak Tembus US$100-Kabar Genting China: IHSG dan Rupiah Terancam
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bintang Persib Prihatin atas Cedera Febri Hariyadi, Soroti Kondisi Psikologisnya
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Satgas Kumpulkan 2.684,51 Kubik Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera
• 15 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.