Jakarta, ERANASIONAL.COM – Penyanyi pop Indonesia Raisa Andriana tengah mempersiapkan sebuah konser yang ia sebut sebagai salah satu proyek paling personal sepanjang perjalanan kariernya di industri musik. Konser tersebut menjadi simbol kebangkitan bagi Raisa setelah melewati masa yang sangat berat dalam kehidupan pribadinya sepanjang tahun 2025.
Tahun lalu menjadi periode yang penuh ujian bagi pelantun lagu Serba Salah itu. Dalam waktu yang hampir bersamaan, Raisa harus menghadapi dua peristiwa emosional besar dalam hidupnya. Ia kehilangan sang ibu tercinta sekaligus mengakhiri rumah tangganya dengan aktor Hamish Daud setelah menjalani pernikahan selama delapan tahun.
Rangkaian peristiwa tersebut tentu menjadi pukulan berat bagi Raisa, baik sebagai seorang anak maupun sebagai seorang istri dan ibu. Namun di tengah situasi yang penuh kesedihan itu, penyanyi yang dikenal dengan suara lembut dan karakter musik romantis ini memilih untuk tetap melangkah maju.
Bagi Raisa, musik menjadi cara terbaik untuk menghadapi masa-masa sulit yang ia alami. Ia mengaku bahwa proses menciptakan lagu dan kembali berkarya menjadi bagian penting dari perjalanan penyembuhan dirinya.
Menurut Raisa, mendengarkan musik, menulis lagu, hingga menyampaikan cerita melalui karya adalah cara yang membantunya memahami emosi yang sedang ia rasakan. Ia percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menghubungkan pengalaman pribadi dengan pengalaman banyak orang lain yang mungkin mengalami hal serupa.
“Salah satu cara untuk menghadapi cobaan hidup adalah dengan terus berkarya dan menghasilkan musik,” ujar Raisa saat berbicara kepada media dalam sebuah acara di Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa proses berkarya memberinya ruang untuk menyalurkan berbagai emosi yang selama ini ia pendam. Dengan menciptakan lagu dan membagikannya kepada para pendengar, Raisa merasa perjalanan emosional yang ia alami menjadi lebih ringan.
“Mendengarkan musik, membuat lagu, lalu membagikan cerita itu kepada orang lain yang mungkin pernah mengalami hal yang sama, itu membantu meringankan perjalanan hidup saya yang akhir-akhir ini terasa seperti roller coaster,” kata Raisa.
Di tengah proses pemulihan emosional tersebut, Raisa merasa bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menggelar konser bertajuk Raisa Live in Concert: Love & Let Go. Konser ini menjadi salah satu proyek yang menurutnya sangat berarti karena berkaitan langsung dengan perjalanan hidup yang sedang ia jalani.
Raisa mengatakan bahwa proyek konser ini datang pada waktu yang tepat. Ia merasa konser tersebut menjadi ruang bagi dirinya untuk mengekspresikan berbagai emosi yang ia alami selama satu tahun terakhir.
Menurutnya, setiap lagu yang akan dibawakan dalam konser tersebut memiliki makna yang lebih mendalam karena berkaitan dengan pengalaman pribadinya. Ia berharap konser itu tidak hanya menjadi pertunjukan musik semata, tetapi juga menjadi perjalanan emosional yang dapat dirasakan oleh para penonton.
“Saya merasa proyek konser ini seperti sebuah berkah. Semua kepenatan dan emosi yang saya rasakan selama ini bisa tersalurkan lewat panggung,” ujarnya.
Raisa menambahkan bahwa konser ini kemungkinan akan menjadi salah satu momen paling personal dalam hidupnya sebagai seorang musisi. Ia bahkan berharap pengalaman emosional seperti yang ia alami tidak perlu terulang kembali di masa depan.
“Mudah-mudahan momen seperti ini tidak perlu terjadi lagi. Tapi dari pengalaman ini, saya belajar banyak tentang kehidupan dan tentang diri saya sendiri,” kata Raisa.
Konser tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari pada 6 dan 7 Juni 2026 di Jakarta Convention Center. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan salah satu venue konser terbesar di Jakarta yang mampu menampung ribuan penonton.
Para penggemar Raisa tentu menantikan penampilan spesial dalam konser ini. Selama lebih dari satu dekade berkarier, Raisa telah melahirkan banyak lagu populer yang menjadi bagian dari perjalanan musik pop Indonesia. Lagu-lagunya sering kali dikenal karena lirik yang emosional dan dekat dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.
Sebelum memasuki fase baru dalam hidupnya, Raisa juga harus menghadapi proses perceraian dengan Hamish Daud. Pernikahan keduanya resmi berakhir melalui putusan dari Pengadilan Agama Jakarta Selatan setelah majelis hakim mengabulkan gugatan cerai yang diajukan oleh Raisa.
Putusan tersebut dijatuhkan secara verstek karena Hamish Daud beberapa kali tidak menghadiri persidangan. Kuasa hukum Raisa, Putra Lubis, membenarkan bahwa majelis hakim mengabulkan gugatan cerai tersebut dan menyatakan pernikahan mereka berakhir secara resmi.
Meski hubungan rumah tangga mereka telah berakhir, Raisa dan Hamish Daud sepakat untuk tetap bekerja sama dalam mengurus anak mereka. Keduanya memilih menjalani pola pengasuhan bersama atau co-parenting demi memastikan sang buah hati tetap mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya.
Di tengah proses perceraian tersebut, Raisa juga harus menghadapi kehilangan besar dalam hidupnya ketika sang ibu, Ria Mariarty, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker paru-paru stadium empat.
Ria Mariarty wafat pada 29 November 2025 di Rumah Sakit Dharmais setelah menjalani berbagai proses pengobatan intensif. Selama masa perawatan, ia diketahui sempat menjalani sejumlah prosedur medis seperti kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi.
Dalam unggahan di media sosial, Raisa sempat mengungkapkan kesedihan mendalam atas kepergian sang ibu. Ia menuliskan pesan yang menyentuh tentang betapa besar pengaruh ibunya dalam membentuk dirinya sebagai pribadi dan sebagai seorang perempuan.
Raisa mengenang bahwa banyak nilai kehidupan yang ia pelajari dari ibunya sejak kecil. Ia menggambarkan hubungan mereka sebagai hubungan yang penuh cinta, dukungan, dan pelajaran hidup yang akan selalu ia ingat.
Kini, setelah melalui masa penuh duka dan perubahan besar dalam hidupnya, Raisa berusaha bangkit secara perlahan. Ia kembali fokus pada musik dan karya yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Konser yang akan digelarnya pada 2026 menjadi simbol perjalanan baru bagi Raisa. Bagi para penggemarnya, konser tersebut bukan hanya sebuah pertunjukan musik, tetapi juga kisah tentang kekuatan untuk bangkit dari kehilangan dan menemukan harapan baru melalui karya seni.





