GCC Kecam Serangan Iran ke Wilayah Permukiman Saudi yang Tewaskan Dua Orang

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Riyadh: Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Albudaiwi mengecam keras serangan Iran yang menargetkan kawasan permukiman di wilayah Al-Kharj, Provinsi Riyadh.

Dikutip dari Saudi Gazette, Senin, 9 Maret 2026, serangan tersebut dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai sedikitnya 12 warga lainnya.

Dalam pernyataannya, Albudaiwi menyebut serangan tersebut sebagai tindakan kriminal yang melanggar hukum internasional. Ia mengatakan serangan itu merupakan pelanggaran nyata terhadap norma internasional karena menargetkan keselamatan warga sipil serta infrastruktur.

Albudaiwi menegaskan bahwa serangan tersebut juga bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional yang melarang penargetan warga sipil dalam konflik bersenjata.

Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan eskalasi berbahaya yang dapat mengancam stabilitas kawasan Teluk. Solidaritas untuk Arab Saudi Sekretaris Jenderal GCC juga menegaskan solidaritas penuh negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk terhadap Arab Saudi.

Ia menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah yang diambil Riyadh untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan integritas wilayahnya.

Albudaiwi juga menegaskan sikap tegas negara-negara GCC dalam menolak dan mengecam setiap tindakan agresi yang mengancam keamanan negara-negara Teluk serta menargetkan fasilitas vital dan keselamatan warga mereka.

Baca juga:  Arab Saudi Ancam Serangan Balasan Jika Iran Terus Serang Wilayahnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kematian Ermanto yang Penuh Tanda Tanya
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Bencana Mahal! Meninjau Ulang Dampak Intervensi Militer AS di Dunia
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Pandji Jalani Pemeriksaan Lanjutan di Bareskrim sebagai Saksi Kasus Stand Up Comedy Adat Toraja
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Prabowo Lakukan Ratas di Hambalang, Seskab Bocorkan Pembahasannya
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI, Soroti Tantangan Media Siber hingga Kirim Surat Terbuka ke Presiden Terkait Perjanjian RI-AS
• 17 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.