Jakarta, tvOnenews.com - Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
De Amsterdammer kembali meraih hasil minor pada lanjutan kasta tertinggi Liga Belanda, Sabtu (7/3/2026) lalu. Mereka menderita kekalahan dalam lawatan ke Euroborg.
Gawang Maarten Paes sudah bergetar sejak menit keenam akibat gol Thom Van Bergen. Namun, Davy Klaassen sempat menyalakan harapan Ajax lewat golnya di menit ke-30.
Sayangnya, Groningen mencetak dua gol lagi pada babak kedua melalui dwigol Oskar Zawada. Duel pun berakhir dengan skor 3-1.
Ajax kini berada dalam rangkaian tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Mereka hanya menang sekali dari lima laga terakhir di kasta tertinggi Liga Belanda.
Maarten Paes akhirnya merasakan kekalahan setelah tiga laga. Dia sebelumnya hanya kebobolan sekali dari dua laga perdananya sejak gabung Ajax.
"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.
“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.
Imbas dari kekalahan ini, Ajax turun dari peringkat ketiga klasemen Eredivisie menjadi peringkat kelima. Mereka memiliki 44 poin dengan terpaut empat poin dari peringkat kedua, Feyenoord Rotterdam.
Direktur teknik Jordi Cruyff pun memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Fred Grim. Sebagai gantinya, dia menunjuk Oscar Garcia selagi Grim dikembalikan kepada porsinya sebagai pelatih akademi.




