PSSI Kecam Aksi Anarkis di Laga Malut United vs PSM, Komdis Turun Tangan

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Buntut aksi tidak terpuji yang dilakukan suporter dan ofisial Malut United usai lawan PSM Makassar, PSSI pun buka suara.

Kericuhan terjadi usai laga Malut United vs PSM Makassar di Stadion Kie Raha dalam lanjutan Super League 2025-2026, Sabtu (7/3/2026).

Selepas laga yang berakhir imbang 3-3 itu wasit Thoriq Alkatiri menjadi korban pemukulan oknum suporter yang kecewa dengan hasil tersebut.

Tak hanya itu saja, ofisial Malut United juga kedapatan melakukan kekerasan terhadap jurnalis yang merekam intimidasi terhadap wasit.

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyayangkan aksi tercela yang seharusnya tak terjadi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

PSSI, lanjut Yunus, akan melakukan investigasi untuk menindaklanjuti kericuhan di Stadion Kie Raha tersebut.

Baca Juga

  • Timnas Indonesia Umumkan Skuad Sementara, Elkan Baggott Kembali!
  • Bali United Menang Tips 3-4 atas Arema FC
  • Grup Neraka! Ini Lawan Indonesia di Piala AFF U17 2026

"Penting bagi kami, baik itu pemukulan terhadap wasit, pada media dan lain-lain. Kami berharap ini menjadi yang terakhir dan mohonlah kawan-kawan klub, apalagi di sana ada ofisial yang ditengarai. Kita berharap apa pun yang terjadi, apalagi tidak ada kesalahan fatal yang dilakukan," kata Yunus Nusi dalam keterangannya.

Yunus membuka peluang bagi Komite Disiplin PSSI untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang terkait.

"Mengapa hal-hal ini dilakukan dan terulang-ulang. Tentu ini juga menjadi bahan dari komite disiplin untuk mengambil sebuah keputusan. Dan PSSI menyerahkan semuanya. Menyerahkan semuanya kepada komdis [Komite Disiplin], apapun keputusannya, semua pihak harus menerimanya," ucap Yunus.

Lebih lanjut Yunus berharap klub-klub Super League dapat memberikan pesan kepada suporter agar tidak melakukan tindakan anarkis.

"Sekali lagi kami berharap, hal-hal seperti ini jangan lagi terjadi karena ini juga tidak baik bagi atmosfer sepak bola Indonesia, kompetisi iLeague kita dan kita jaga bersama-sama. Agar tindakan-tindakan seperti ini, manajemen harus tegas menyampaikan kepada pelatih, asisten ofisial, pemain apalagi kepada suporternya untuk selalu bijak menghadapi hal-hal atau situasi seperti ini," ucap Yunus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sakit Hati Diusir, Suami Siri Bunuh Istri di Depok dan Tinggalkan Jasad hingga Tinggal Tulang
• 1 jam lalusuara.com
thumb
China Tekankan Pentingnya Kepercayaan dalam Hubungan dengan Amerika Serikat Jelang Kunjungan Trump
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Perang Iran vs AS-Israel Berlanjut, Waka MPR Eddy: Waspadai Kenaikan Harga Minyak Mentah
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
5 Link Pantau Jalur Mudik Lewat CCTV Secara Online
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pemudik Tak Perlu Khawatir, Polda Metro Pastikan Stok BBM Lebaran Aman dan Melimpah
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.