DEPOK, KOMPAS.com - Jasad tinggal tulang mengering milik wanita berinisial DH (56) ditemukan di sebuah rumah daerah Meruyung, Limo, Kota Depok, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.0 WIB.
Jasad korban ditemukan saat anaknya berinisial L dan kekasihnya, R, datang ke lokasi kejadian untuk membersihkan rumah ibunya pada Jumat (6/3/2026) malam.
Sebelumnya, L dan R sempat mampir pada Februari 2026. Saat itu, mereka mendapati korban sedang pergi ke Sukabumi, Jawa Barat.
Baca juga: Pria ODGJ di Depok Mengamuk Pecah Kaca Mobil Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa
L dan R pun mampir ke rumah korban untuk membersihkan sebagian rumah ibunya.
“Menurut keterangan L dan R, kalau maksud dan tujuan datang ke rumah korban adalah untuk meneruskan bersih-bersih rumah korban di area dalam rumah,” kata Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2026).
Pada kunjungan di bulan Februari, mereka melihat pagar terkunci gembok, tetapi pintu rumah tidak dikunci.
Mereka mencoba membuka paksa gembok itu hingga terbuka.
Kemudian, pada Sabtu (7/3/2026) pagi, L dan R mulai membersihkan area rumah dengan membagi tugas yaitu dapur, area tengah, dan kamar.
Di saat inilah, R mulai membersihkan kamar L dan hendak merapikan tumpukan pakaian ke dalam kantung plastik.
“Saat R menyingkap karpet di tumpukan pakaian tersebut, tiba-tiba ia melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering,” ujar Chairul.
Baca juga: Kronologi Gunung Sampah Bantargebang Longsor Saat Truk Antre, 4 Orang Tewas
L dan R sebenarnya telah melihat tumpukan pakaian itu saat berkunjung pada Februari 2026. Namun, mereka saat itu tidak curiga sebab tidak tercium bau aneh.
Berdasarkan hasil olah TKP, sejumlah barang korban hilang yaitu satu unit sepeda motor Suzuki Adres, kunci kontak dan STNK, serta satu unit ponsel.
Sejauh ini, pemeriksaan polisi menemukan bahwa korban dengan suami siri yang tinggal bersamanya sering cekcok dalam rumah tangganya.
Lalu, ditemukan pula taburan bubuk kopi di dekat jenazah korban.
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan melakukan otopsi di RS Kramat Jati.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




