Bisnis.com, JAKARTA — Emiten properti besutan Hermanto Tanoko, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) mempercepat ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran sejumlah proyek baru sekaligus penguatan struktur manajemen guna menopang pertumbuhan jangka panjang.
Emiten properti yang memiliki portofolio residensial, kawasan industri, dan proyek mixed-use Tanrise tersebut sebelumnya telah mengumumkan pengembangan proyek Solaris Villa di Bali dan Malang serta fasilitas driving range di kawasan Taman Dayu.
Presiden Direktur RISE Budi Agusti mengatakan langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat struktur bisnis melalui kombinasi proyek residensial dan aset komersial.
“Perseroan terus mengembangkan portofolio bisnis yang lebih seimbang antara proyek residensial dan aset komersial. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat struktur pendapatan melalui peningkatan kontribusi recurring income sehingga kinerja Perseroan lebih resilien dan berkelanjutan,” ujar Budi dalam keterangan resmi, Senin (9/3/2026).
Melanjutkan ekspansi tersebut, perseroan juga akan segera mengoperasikan Vasa Suites Hotel di Surabaya yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir kuartal I/2026.
Menurutnya, kehadiran Vasa Suites Hotel diharapkan dapat menjadi salah satu motor pertumbuhan pendapatan berulang Perseroan ke depan.
Baca Juga
- Emiten Hermanto Tanoko Tanrise (RISE) Raih Restu Tambah Modal & Tebar Saham Bonus
- Tanrise (RISE) Siap Luncurkan Sederet Proyek Properti Anyar pada 2026
- RUPSLB Tanrise Property (RISE) Restui Rencana Rights Issue 1,33 Miliar Saham
Selain proyek hotel, RISE juga tengah menyiapkan peluncuran klaster hunian terbaru di kawasan Taman Dayu, Pandaan, Jawa Timur. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang kuat, baik dari sisi hunian maupun komersial.
Pengembangan klaster baru itu diharapkan dapat memperkuat ekosistem kawasan Taman Dayu sekaligus meningkatkan nilai kawasan secara keseluruhan.
“Pengembangan klaster baru di Taman Dayu merupakan bagian dari strategi kami untuk meningkatkan value kawasan sekaligus memperluas pilihan hunian berkualitas bagi masyarakat,” tambahnya.
Sejalan dengan percepatan ekspansi tersebut, Perseroan juga memperkuat struktur manajemen dengan menunjuk tiga direktur baru.
Samuel Bunjamin ditunjuk sebagai Direktur yang membawahi fungsi proyek dan teknik, Herman Bunjamin sebagai Direktur yang menangani bisnis komersial hotel, serta Merry Lantani sebagai Direktur yang bertanggung jawab pada lini properti mencakup penjualan, pemasaran, dan operasional.
Ketiganya telah bergabung dalam jajaran manajemen dan akan diusulkan secara resmi sebagai anggota direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mendatang.
Manajemen menilai pengalaman lebih dari dua dekade yang dimiliki ketiga profesional tersebut di industri properti diharapkan dapat memperkuat strategi pemasaran, memperluas jaringan penjualan, serta meningkatkan efektivitas operasional pengembangan proyek Perseroan.
“Dengan kombinasi pengembangan proyek baru serta penguatan tim manajemen, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” katanya.
Hingga kuartal III/2025 lalu, perseroan membukukan lonjakan laba. RISE mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 51,92 miliar periode Januari-September 2025. Laba bersih itu melejit 102,4% dari Rp 25,64 miliar pada periode yang sama tahun 2024.
Kinerja tersebut ditopang pendapatan usaha Rp 294,14 miliar, menguat dari 9 bulan 2024 yang sejumlah Rp 224,91 miliar. Beban pokok pendapatan ikut naik ke angka Rp 164,28 miliar, dari Rp 114,53 miliar.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





