Pupuk Indonesia Apresiasi Kios dan Petani Sulawesi Lewat Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao

terkini.id
3 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — PT Pupuk Indonesia (Persero) memberikan apresiasi kepada kios pengecer dan petani yang berperan aktif dalam percepatan penyaluran pupuk bersubsidi melalui kegiatan Rewarding Gebyar Petroganik dan NPK Pelangi Kakao.

Program ini dilaksanakan secara bertahap di empat provinsi di Sulawesi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Percepatan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Organik dan NPK Formula Khusus Kakao yang berlangsung pada periode 1 Juli hingga 31 Desember 2025.

Program ini bertujuan meningkatkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat kios atau Penerima Pada Titik Serah (PPTS), sekaligus mendorong pemanfaatan pupuk oleh petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas kakao di wilayah Sulawesi.

Selama periode program berlangsung, realisasi penebusan pupuk tercatat mencapai 33.340 ton, yang terdiri dari 27.872 ton NPK Pelangi Kakao dan 5.468 ton pupuk organik Petroganik.

Dibandingkan tahun sebelumnya, penyaluran NPK Pelangi Kakao meningkat sebesar 1.885 ton atau sekitar 7 persen.

Sementara itu, penyaluran pupuk organik Petroganik menunjukkan lonjakan signifikan, dari 789 ton pada 2024 menjadi 5.468 ton pada 2025.

Peningkatan juga terlihat pada penyaluran pupuk kepada petani yang naik dari 31.595 ton pada 2024 menjadi 42.973 ton pada 2025, atau meningkat sekitar 36 persen selama periode program.

Capaian ini menunjukkan semakin aktifnya petani dalam menebus pupuk bersubsidi serta optimalnya distribusi pupuk melalui jaringan yang ada.

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja penyaluran pupuk, Pupuk Indonesia memberikan penghargaan kepada 183 PPTS yang mencatatkan kinerja terbaik selama program berlangsung. Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk logam mulia dengan berbagai kategori.

Penerima penghargaan berasal dari empat provinsi wilayah Regional 4, yakni 72 PPTS dari Sulawesi Selatan, 35 PPTS dari Sulawesi Barat, 52 PPTS dari Sulawesi Tengah, dan 24 PPTS dari Sulawesi Tenggara.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga memberikan apresiasi kepada 100 petani yang aktif membeli pupuk Petroganik dan NPK Pelangi Kakao selama periode program.

Masing-masing provinsi memiliki 25 petani penerima apresiasi dengan berbagai hadiah seperti voucher belanja, kompor, kipas angin, televisi, smartphone, hingga hadiah utama berupa paket ibadah umroh.

Empat petani beruntung berhasil meraih hadiah utama tersebut, yakni Musliadi dari Kabupaten Luwu (Sulawesi Selatan), Kartini dari Kabupaten Pasangkayu (Sulawesi Barat), Binti Nafsiah dari Kabupaten Toli-Toli (Sulawesi Tengah), dan Hasnawati dari Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara).

GM Regional 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani, mengatakan program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung optimalisasi penyaluran pupuk bersubsidi sekaligus memberikan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi pupuk hingga ke tingkat petani.

“Program ini merupakan bentuk apresiasi kepada PPTS dan petani yang telah berkontribusi dalam mendukung percepatan penyaluran pupuk bersubsidi. Kami berharap program ini dapat semakin mendorong optimalisasi penyaluran pupuk serta meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas kakao di wilayah Sulawesi,” ujarnya.

Sejumlah pihak yang terlibat dalam distribusi pupuk juga menyampaikan apresiasi terhadap program tersebut. Perwakilan PUD Sulawesi Selatan menilai program ini memberikan dorongan positif bagi kinerja penyaluran pupuk di wilayahnya.

Menurutnya, adanya penghargaan seperti ini membuat para pelaku distribusi semakin termotivasi untuk memastikan pupuk tersalurkan dengan baik hingga ke tingkat petani.

Hal serupa disampaikan salah satu PPTS dari Sulawesi Tengah yang menilai program tersebut sebagai bentuk penghargaan atas peran kios dalam mendukung distribusi pupuk bersubsidi.

“Sebagai kios penyalur, kami merasa sangat diapresiasi. Program ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada petani serta memastikan pupuk tersedia dan tersalurkan tepat sasaran,” ujarnya.

Perwakilan distributor ritel di Sulawesi Barat juga menilai program ini mampu memperkuat kerja sama antara distributor, kios, dan Pupuk Indonesia dalam memperlancar distribusi pupuk.

Sementara itu, perwakilan kios ritel dari Sulawesi Tenggara menyebut program ini memberikan motivasi tambahan bagi kios dalam melayani kebutuhan pupuk petani di wilayahnya.

Melalui kegiatan rewarding ini, Pupuk Indonesia berharap sinergi antara perusahaan, distributor, kios pengecer, dan petani semakin kuat sehingga penyaluran pupuk bersubsidi dapat berjalan tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Sulawesi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Musaffah 2 Meledak di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Belum Ditemukan
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Ambon Hari Ini 9 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
6 Pemain Abroad dan Naturalisasi yang Menghilang dari Skuad Timnas Indonesia Menuju FIFA Series 2026: Cedera Hingga Sanksi
• 1 jam lalubola.com
thumb
Hendak Nyalip, Pengendara Motor Tewas Usai Senggol Kendaraan di Bogor
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Benarkah Kantor Kementerian Pertahanan Israel Hancur Dibombardir? Video yang Dibuat oleh Warga Tiongkok di Israel Membantah Klaim Laporan Media Pemerintah CCTV
• 34 menit laluerabaru.net
Berhasil disimpan.