Sejumlah pemuda ditangkap saat patroli sahur di depan Mapolsek Babat, Lamongan. Pasalnya, mereka menggunakan sound horeg yang didorong dengan gerobak saat melakukan patroli.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan pihaknya mengamankan sejumlah pemuda itu pada Sabtu dini hari (7/3).
Rombongan pemuda tersebut melintas sambil membawa sound horeg di atas kereta dorong dan diikuti sejumlah pemuda lain menggunakan sepeda motor di belakangnya.
Aktivitas itu dinilai menimbulkan gangguan kenyamanan masyarakat saat waktu istirahat malam karena suara sound yang keras.
“Untuk mengantisipasi kayak semacam tawuran, keresahan masyarakat itu nggak ada patroli yang pakai sound. Itu di jalan raya depannya mapolsek. Akhirnya ada masyarakat yang komplain. Kemudian dilakukan penertiban oleh Polsek Babat,” ujar Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (9/3).
Polisi yang berada di lokasi kemudian langsung menghentikan dan mengamankan para pemuda itu untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sound system beserta kereta dorong (gledekan) yang digunakan untuk membawa perangkat itu.
“Sudah ada imbauan (larangan patroli sahur pakai sound). Kalau pakai sound itu belakangnya ada yang ngikuti pakai motor iring-iringan. Itu berpotensi, kita mengantisipasi itu. Akhirnya yang ada seperti itu kita tindak,” ucapnya.
“Jadi dilakukan pembinaan. Kan rata-rata masih anak-anak pelajar. Datang sama orang tuanya, sama perangkat desa kita sampaikan,” tambahnya.
Selain di wilayah Babat, kata Hamzaid, pihaknya juga mengamankan sejumlah pemuda yang melakukan patroli sahur di wilayah Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan pada Minggu (8/3) malam.
“Semalam juga ada di Polsek Mantup kita tertibkan, kita ingatkan. Jadi ada sound-nya, pakai geledekan, terus belakangnya ada motor yang ngikuti. Itu di jalan raya kan pasti pengguna jalan lain terganggu. Jadi yang ditindak itu rata-rata yang di jalan raya,” kata dia.





