JAKARTA, DISWAY.ID – Kasus pembunuhan Ermanto Usman mantan pagawai JICT terus bergulir, di mana pada Sabtu 7 Maret sosok yang paksa paksa wawancara istri Ermanto di RS diungkap Rieke Diah Pitaloka.
Hal ini disampaikan oleh Rieke Diah Pitaloka yang merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi XIII (2024-2029) melalui akun media sosialnya.
Menurut Rieke bahwa sebelumnya pihak keluarga, yaitu anak-anak dari Ermanto juga sempat di kontak oleh pihak-pihak yang mendesak untuk meminta kronologis serta beberapa hal lainnya.
Rieke mengungkapkan bahwa pada pagi hari Sabtu, 7 Maret 2026 muncul kabar mengejutkan dari keluarga almarhum Pak Ermanto.
BACA JUGA:Polisi Kesulitan Lacak Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman: TKP Sepi Saksi dan CCTV Minim
BACA JUGA:Tak Ada CCTV di Rumah Ermanto Usman, Tetangga: Nggak Ada, Pelaku Kabur Lewat Belakang
“Seseorang yang mengaku penyidik memaksa untuk bertemu dengan istri Ermanto yang saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit,” jelas Rieke.
Diketahui bahwa istri Ermanto menjadi salah satu korban dalam peristiwa pembunuhan yang merenggut nyawa mantan ketua aktivis serikat pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) ini.
Peristiwa pembunuhan tersbeut terjadi pada Senin 2 Maret 2026 menjelang sahur atau sekitar pukul 04.15 WIB.
Dalam peristiwa pembunuhan tersebut, anak bungsu Ermanto menemukan kedua orang tuanya dalam keadaan bersimbah darah di atas kasur dan lantai.
Saat ini Pasmilawati (60) istri Ermanto tengah menjalani perawatan di rumah sakit akibat penganiayaan.
BACA JUGA:Janggalnya Kematian Ermanto Usman di Bekasi Penuh Misteri, Keluarga Korban: Dua Mobil Masih Ada
BACA JUGA:Keluarga Beberkan Ermanto Usman Kerap Diteror usai Jadi Whistleblower Skandal JICT
Rieke menyampaikan bahwa, dari peristiwa adanya orang yang mengaku penyidik dan memaksa untuk bertemu istri Ermanto untuk melakukan wawancara adalah hal yang ganjil.
“Istri Ermanto yang sekaligus korban merupakan saksi kunci dalam kasus ini,” ucap Rieke.
- 1
- 2
- 3
- »





