FAJAR, BELOPA — Tragedi kapal Musaffa 2 yang diduga tenggelam setelah dihantam rudal di Selat Hormuz tidak hanya menyebabkan kapten senior Miswar Paturusi hilang. Satu lagi Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Luwu, Sirajuddin (45), juga dilaporkan hilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Informasi tersebut disampaikan Sri Dewi Aisyah, istri Sirajuddin. Ia mengungkapkan bahwa suaminya berada dalam satu kapal dengan Capt. Miswar Paturusi saat insiden terjadi.
“Suami saya posisinya Chief Engineer atau Kepala Kamar Mesin di kapal Musaffa 2. Saya baru mengetahui kabar ini pada Jumat lalu. Saya sangat kaget dan berharap sampai hari ini beliau baik-baik saja,” ungkap Sri Dewi Aisyah saat ditemui, Senin (9/3/2026).
Sirajuddin diketahui telah lama bekerja sebagai pelaut di Abu Dhabi Port dan mulai berlayar sejak tahun 2000. Ia terakhir pamit berlayar pada Agustus 2025. Saat itu, sebenarnya ia berencana mengambil cuti panjang untuk pulang ke kampung halaman.
Namun nasib berkata lain. Ia justru dinyatakan hilang dalam tragedi kapal Musaffa 2 di Selat Hormuz pada Jumat lalu.
Sirajuddin merupakan putra asli Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu. Alumni SPM Bahari Parepare itu menikah dengan Sri Dewi Aisyah pada tahun 2009.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua putri, yakni Nazwa Azalia Sirajuddin yang kini duduk di kelas 2 SMP dan adiknya Ajkaira Nur Malaika yang sebentar lagi akan masuk Taman Kanak-kanak.
Sri Dewi mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum mengetahui kabar hilangnya sang suami. Namun dalam beberapa hari terakhir, wajah suaminya terus terbayang di benaknya.
“Tidak ada firasat sebelumnya. Tapi beberapa hari ini wajahnya terus terbayang di pelupuk mata saya,” ujarnya.
Ia berharap ada kabar baik mengenai keselamatan suaminya. Apalagi hingga saat ini kedua anaknya masih yakin ayah mereka masih hidup dan akan kembali pulang. (shd)



