Menkes: Posko kesehatan di masjid untuk layanan yang efisien

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan tahun ini mereka akan menyediakan posko kesehatan di masjid-masjid agar layanan kesehatan lebih efisien, juga sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan di jalan.

"Kita mau coba bikin posko kesehatan, taruhnya di masjid ya. Daripada di puskesmas, kan orang berhenti lebih banyak kalau shalat, kan? Dia shalat berhenti di masjid-masjid sepanjang jalur Pantura yang non-tol itu, kita akan pasang pos-pos kesehatan," katanya di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pemudik bisa mengecek kesehatan gratis di Posko Mudik BNI Parepare

Budi menjelaskan bahwa saat ini ada hampir 7 ribu posko yang sudah didirikan pihaknya, baik di jalan tol maupun di jalan biasa. Di pos-pos itu, diberikan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi untuk memastikan kondisinya fit saat mengemudi.

"Saat bicara dengan Pak Menhub, korban kecelakaan itu banyak yang motor, dan nanti juga bisa istirahat, bisa makan, bisa apapun, kalau mau buka puasa ya di posko-posko kesehatan di luar ini," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga merespons ide dari awak media terkait imunisasi campak di posko-posko kesehatan, mengingat imunisasi campak sedang digencarkan akhir-akhir ini,

"Kalau saya pikir boleh juga tuh, Bu. Kalau aku nggak tahu mau dipasang imunisasi campak, kalau misalnya mau di beberapa titik ya. Idenya sih boleh juga tuh, kalau ini anak-anaknya," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyatakan siap untuk membuka layanan pemberian vaksin MR (Measles Rubella) pada posko-posko mudik guna mengantisipasi kenaikan penyebaran kasus campak saat musim libur Lebaran mendatang.

Baca juga: PMI Jakbar sediakan posko siaga lebaran di dua terminal

Baca juga: BPJS Kesehatan buka posko mudik Lebaran di berbagai titik

Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan pada Jumat (6/3) pihaknya siap mengantisipasi para pemudik dengan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak.

“Kami siap mengantisipasi, jadi sudah menyiapkan sebenarnya layanan vaksinasi campak pada pos mudik. Kami sudah merencanakan akan dibuka layanan vaksinasi di pos pelayanan mudik,” kata Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang diselenggarakan secara daring.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan secara umum berdasarkan hasil survei nasional, prakiraan pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran tahun 2026 secara nasional diproyeksikan 143,91 juta orang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal Lebaran Muhammadiyah 2026 Tanggal Berapa? Cek Penetapannya di Sini
• 10 jam laludisway.id
thumb
Banjir Masih Rendam 16 RT dan 2 Ruas Jalan di Jakarta
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Tur Dunia ‘3LOGY’ CNBLUE Mampir  ke Jakarta April 2026, War Tiket Mulai 13 Maret
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Oman Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Amoral & Ilegal, Serukan Gencatan Senjata
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Rupiah Tembus Rp 17.000 per US$ Imbas Harga Minyak Dunia Melonjak
• 14 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.