Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan tahun ini mereka akan menyediakan posko kesehatan di masjid-masjid agar layanan kesehatan lebih efisien, juga sebagai upaya menurunkan angka kecelakaan di jalan.
"Kita mau coba bikin posko kesehatan, taruhnya di masjid ya. Daripada di puskesmas, kan orang berhenti lebih banyak kalau shalat, kan? Dia shalat berhenti di masjid-masjid sepanjang jalur Pantura yang non-tol itu, kita akan pasang pos-pos kesehatan," katanya di Jakarta, Senin.
Baca juga: Pemudik bisa mengecek kesehatan gratis di Posko Mudik BNI Parepare
Budi menjelaskan bahwa saat ini ada hampir 7 ribu posko yang sudah didirikan pihaknya, baik di jalan tol maupun di jalan biasa. Di pos-pos itu, diberikan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi untuk memastikan kondisinya fit saat mengemudi.
"Saat bicara dengan Pak Menhub, korban kecelakaan itu banyak yang motor, dan nanti juga bisa istirahat, bisa makan, bisa apapun, kalau mau buka puasa ya di posko-posko kesehatan di luar ini," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga merespons ide dari awak media terkait imunisasi campak di posko-posko kesehatan, mengingat imunisasi campak sedang digencarkan akhir-akhir ini,
"Kalau saya pikir boleh juga tuh, Bu. Kalau aku nggak tahu mau dipasang imunisasi campak, kalau misalnya mau di beberapa titik ya. Idenya sih boleh juga tuh, kalau ini anak-anaknya," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyatakan siap untuk membuka layanan pemberian vaksin MR (Measles Rubella) pada posko-posko mudik guna mengantisipasi kenaikan penyebaran kasus campak saat musim libur Lebaran mendatang.
Baca juga: PMI Jakbar sediakan posko siaga lebaran di dua terminal
Baca juga: BPJS Kesehatan buka posko mudik Lebaran di berbagai titik
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan pada Jumat (6/3) pihaknya siap mengantisipasi para pemudik dengan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak.
“Kami siap mengantisipasi, jadi sudah menyiapkan sebenarnya layanan vaksinasi campak pada pos mudik. Kami sudah merencanakan akan dibuka layanan vaksinasi di pos pelayanan mudik,” kata Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang diselenggarakan secara daring.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan secara umum berdasarkan hasil survei nasional, prakiraan pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran tahun 2026 secara nasional diproyeksikan 143,91 juta orang.
"Kita mau coba bikin posko kesehatan, taruhnya di masjid ya. Daripada di puskesmas, kan orang berhenti lebih banyak kalau shalat, kan? Dia shalat berhenti di masjid-masjid sepanjang jalur Pantura yang non-tol itu, kita akan pasang pos-pos kesehatan," katanya di Jakarta, Senin.
Baca juga: Pemudik bisa mengecek kesehatan gratis di Posko Mudik BNI Parepare
Budi menjelaskan bahwa saat ini ada hampir 7 ribu posko yang sudah didirikan pihaknya, baik di jalan tol maupun di jalan biasa. Di pos-pos itu, diberikan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi untuk memastikan kondisinya fit saat mengemudi.
"Saat bicara dengan Pak Menhub, korban kecelakaan itu banyak yang motor, dan nanti juga bisa istirahat, bisa makan, bisa apapun, kalau mau buka puasa ya di posko-posko kesehatan di luar ini," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga merespons ide dari awak media terkait imunisasi campak di posko-posko kesehatan, mengingat imunisasi campak sedang digencarkan akhir-akhir ini,
"Kalau saya pikir boleh juga tuh, Bu. Kalau aku nggak tahu mau dipasang imunisasi campak, kalau misalnya mau di beberapa titik ya. Idenya sih boleh juga tuh, kalau ini anak-anaknya," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyatakan siap untuk membuka layanan pemberian vaksin MR (Measles Rubella) pada posko-posko mudik guna mengantisipasi kenaikan penyebaran kasus campak saat musim libur Lebaran mendatang.
Baca juga: PMI Jakbar sediakan posko siaga lebaran di dua terminal
Baca juga: BPJS Kesehatan buka posko mudik Lebaran di berbagai titik
Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni mengatakan pada Jumat (6/3) pihaknya siap mengantisipasi para pemudik dengan anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak.
“Kami siap mengantisipasi, jadi sudah menyiapkan sebenarnya layanan vaksinasi campak pada pos mudik. Kami sudah merencanakan akan dibuka layanan vaksinasi di pos pelayanan mudik,” kata Andi dalam Konferensi Pers Update Kasus Campak di Indonesia yang diselenggarakan secara daring.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi mengatakan secara umum berdasarkan hasil survei nasional, prakiraan pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran tahun 2026 secara nasional diproyeksikan 143,91 juta orang.





