Jakarta (ANTARA) - Seorang pelajar SMA asal Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Yemisa Zebua, memanfaatkan momen pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto melalui sambungan telekonferensi Zoom untuk curhat mengenai keinginannya melanjutkan studi kedokteran dan menjadi dokter.
Dalam acara peresmian 218 jembatan yang dilakukan secara serentak di berbagai daerah Indonesia, Senin, Presiden Prabowo mengenali wajah Yemisa, yang sempat viral di media sosial, terutama setelah siswi kelas XII itu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden karena jembatan yang telah dibangun oleh pemerintah membantu anak-anak sekolah di Nias.
"Terima kasih atas bantuan Bapak Presiden, sekarang kami tidak membuka sepatu lagi kalau berangkat ke sekolah," kata Yemisa kepada Presiden Prabowo dalam sambungan telekonferensi Zoom yang diikuti di Jakarta, Senin.
Selepas menerima ucapan terima kasih itu, Presiden Prabowo kemudian bertanya rencana Yemisa setelah lulus SMA. Yemisa menjawab dirinya ingin melanjutkan studi kedokteran, tetapi orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.
Baca juga: Prabowo lega 218 jembatan rampung, anak-anak tak lagi dalam bahaya
Presiden Prabowo kemudian memberikan kesempatan bagi Yemisa untuk mengambil tes kedokteran. Yemisa, yang saat itu masih memegang mikrofon, lanjut meminta hal yang sama untuk tiga temannya. "Sekalian kawan-kawan saya, tiga orang ini," kata Yemisa.
"Insya Allah semua, harus belajar semua, nilainya yang bagus, jangan pacaran dulu! Katanya mau studi ya," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa.
Dalam interaksi tersebut, Prabowo kemudian memuji keberanian Yemisa, karena anak SMA itu berani melaporkan kesulitan hidupnya langsung kepada Presiden.
"Danrem coba dicatat namanya, karena dia punya keberanian dan leadership langsung lapor ke saya. Yemisa Zebua, nanti teman-temanmu dicatat lagi semua," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa.
"Yemisa, kamu ya berani sekali kau teriak-teriak ke Presiden, tetapi justru karena kau teriak-teriak aku langsung dengar. Ada bakat (kau) jadi pemimpin," sambung Presiden Prabowo kepada Yemisa.
Terakhir, Presiden Prabowo berpesan kepada Yemisa dan anak-anak pelajar lainnya di Nias untuk giat belajar. "Terima kasih, terima kasih. Belajar yang benar ya," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa dan pelajar-pelajar Nias lainnya.
Baca juga: Prabowo resmikan 218 jembatan dibangun 2,5 bulan, puji kerja cepat TNI
Baca juga: TNI rampungkan jembatan bailey di Nias Selatan penghubung antardesa
Baca juga: Jembatan Bailey, solusi atas terputusnya akses antarwilayah
Dalam acara peresmian 218 jembatan yang dilakukan secara serentak di berbagai daerah Indonesia, Senin, Presiden Prabowo mengenali wajah Yemisa, yang sempat viral di media sosial, terutama setelah siswi kelas XII itu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden karena jembatan yang telah dibangun oleh pemerintah membantu anak-anak sekolah di Nias.
"Terima kasih atas bantuan Bapak Presiden, sekarang kami tidak membuka sepatu lagi kalau berangkat ke sekolah," kata Yemisa kepada Presiden Prabowo dalam sambungan telekonferensi Zoom yang diikuti di Jakarta, Senin.
Selepas menerima ucapan terima kasih itu, Presiden Prabowo kemudian bertanya rencana Yemisa setelah lulus SMA. Yemisa menjawab dirinya ingin melanjutkan studi kedokteran, tetapi orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.
Baca juga: Prabowo lega 218 jembatan rampung, anak-anak tak lagi dalam bahaya
Presiden Prabowo kemudian memberikan kesempatan bagi Yemisa untuk mengambil tes kedokteran. Yemisa, yang saat itu masih memegang mikrofon, lanjut meminta hal yang sama untuk tiga temannya. "Sekalian kawan-kawan saya, tiga orang ini," kata Yemisa.
"Insya Allah semua, harus belajar semua, nilainya yang bagus, jangan pacaran dulu! Katanya mau studi ya," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa.
Dalam interaksi tersebut, Prabowo kemudian memuji keberanian Yemisa, karena anak SMA itu berani melaporkan kesulitan hidupnya langsung kepada Presiden.
"Danrem coba dicatat namanya, karena dia punya keberanian dan leadership langsung lapor ke saya. Yemisa Zebua, nanti teman-temanmu dicatat lagi semua," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa.
"Yemisa, kamu ya berani sekali kau teriak-teriak ke Presiden, tetapi justru karena kau teriak-teriak aku langsung dengar. Ada bakat (kau) jadi pemimpin," sambung Presiden Prabowo kepada Yemisa.
Terakhir, Presiden Prabowo berpesan kepada Yemisa dan anak-anak pelajar lainnya di Nias untuk giat belajar. "Terima kasih, terima kasih. Belajar yang benar ya," kata Presiden Prabowo kepada Yemisa dan pelajar-pelajar Nias lainnya.
Baca juga: Prabowo resmikan 218 jembatan dibangun 2,5 bulan, puji kerja cepat TNI
Baca juga: TNI rampungkan jembatan bailey di Nias Selatan penghubung antardesa
Baca juga: Jembatan Bailey, solusi atas terputusnya akses antarwilayah





