Sisa-sisa jaringan bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin kini tengah diburu polisi. Dua di antaranya yang sudah masuk radar polisi yakni A Hamid alias Boy dan Satriawan.
"Bahwa saat ini tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim masih intensif melakukan pencarian dan pengejaran terhadap DPO (daftar pencarian orang) A Hamid alias Boy dan DPO Satriawan alias Awan," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Eko mengatakan polisi mencari keduanya di kota-kota besar hingga ke pelosok. Kedua dicari di Jakarta hingga Kalimantan.
"Antara lain di Jabodetabek, NTB dan Kalimantan, serta Sumut. Antisipasi DPO melarikan diri keluar negeri melalui jalur ilegal di wilayah Kalimantan dan Sumut, sesuai jejak pelarian tersangka Koko Erwin," sambungnya.
Diketahui, A. Hamid alias Boy berperan meberi uang Rp 1,8 miliar sebagai bentuk uang atensi kepada mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro melalui mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Uang tersebut diserahkan di Uma Lengge (rumah khas Bima) yang berada di lingkungan Mapolres Bima Kota.
(isa/jbr)





