Ada pemandangan tak biasa di Markas Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Riau sore tadi. Di tengah deretan kendaraan taktis (rantis) baracuda, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan berbaur dengan ratusan ojek online (ojol) dan mahasiswa.
Kapolda Irjen Herry Heryawan mengajak para driver ojol dan mahasiswa berpose di depan kendaraan lapis baja. Potret ini menjadi simbol yang menegaskan tak ada sekat antara polisi dengan masyarakat.
Momen ini tercipta sebelum kegiatan buka bersama digelar. Kapolda mengajak para driver ojol hingga mahasiswa untuk melihat-lihat sejumlah rantis hingga persenjataan yang dimiliki oleh Brimob Polda Riau.
Dalam sambutannya, Irjen Herry Heryawan menjelaskan bahwa Brimob sama halnya dengan polisi di satker lain, tugasnya adalah menjaga keteraturan. Meski Brimob dibekali dengan senjata api, namun hal itu bukanlah senjata utama Polri, melainkan kepercayaan masyarakat.
"Brimob dibekali senjata bukan untuk menembak, karena sesungguhnya kita semua sama adalah anak bangsa. Senjata kita adalah sama, senjata kita adalah kepercayaan rekan-rekan, masyarakat kepada kita semua," kata Irjen Herry Heryawan, Senin (9/3/2026).
Kapolda menyampaikan peran polisi adalah menjaga ruang peradaban agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan tertib. Polisi, mahasiswa, dan ojol adalah tiga elemen yang tak terpisahkan.
"Mahasiswa, ojol, dan polisi memiliki kesamaan. Kita sama-sama berada di jalan, sama-sama bekerja untuk masa depan, dan sama-sama menjadi bagian dari bangsa ini. Mahasiswa menggerakkan pikiran, ojol menggerakkan roda ekonomi, dan polisi memastikan negeri ini berjalan dengan tertib," jelasnya.
Jenderal bintang dua ini menambahkan bahwa Polri juga merupakan bagian masyarakat. Bedanya, Polri diberikan mandat untuk menjaga keteraturan sosial di masyarakat.
Di bulan suci Ramadan ini, Kapolda mengajak komunitas ojol dan mahasiswa untuk sama-sama berkolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas serta bersatu padu untuk membangun bangsa.
"Bulan suci Ramadhan mengajarkan kita nilai empati dan solidaritas. Perbedaan peran bukan berarti perbedaan tujuan. Tujuan kita sama, yaitu mewujudkan Indonesia yang aman, adil, dan penuh harapan," ucapnya.
Menutup sambutannya, Kapolda menyerukan semangat 'Salam Satu Aspal!' yang disambut riuh komunitas. Pada kesempatan itu, Kapolda juga membagikan bantuan sembako hingga bibit pohon sebagai simbol semangat Green Policing.
Turut hadir di lokasi, Dansat Brimob Polda Riau Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, Dirintelkam Polda Riau Kombes Wimboko dan sejumlah pejabat utama Polda Riau. Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama di Aula Mako Brimob dan salat magrib bersama.
Kegiatan berlangsung kondusif dan penuh kehangatan. Tidak hanya sekadar berfoto dan berbuka puasa, Kapolda Riau memberikan kejutan dengan mengumumkan program bengkel gratis yang akan dilaksanakan di Mako Brimob.
(mea/jbr)





