Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menargetkan pembangunan 7.000 jembatan di sejumlah daerah Indonesia dapat rampung pada awal 2027.
Dengan begitu, kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.
Advertisement
Hal ini dilaporkan Maruli saat Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan di berbagai daerah di Indonesia pada Senin, (9/3/2026).
Peresmian dilakukan melalui video conference, di mana Prabowo berada di Hambalang Jawa Barat.
"Kami berharap target di bulan Agustus jembatan bisa selesai, sekolah di bulan Oktober selesai di daerah bencana, sedangkan untuk seluruh jembatan yang ada di Indonesia ini, mudah-mudahan awal tahun depan 7.000 jembatan bisa selesai," kata Maruli dari Provinsi Aceh, sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/3/2026).
Dia menjelaskan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh jajaran TNI AD. Maruli menyampaikan hingga kini pembangunan jembatan telah berjalan di lebih dari seribu titik di seluruh Indonesia.
"Izin melaporkan tentang jembatan, pada saat ini kita sudah mulai mengerjakan di 1.072 jembatan, 218 sudah selesai," ujarmya
Maruli menuturkan pembangunan jembatan mempermudah akses pendidikan masyarakat di berbagai daerah. Khususnya, bagi anak-anak sekolah di daerah yang terpencil.
Selain itu, Maruli mengatakan TNI AD memprioritaskan pembangunan jembatan di wilayah terdampak bencana. Berdasarkan hasil survei, terdapat ratusan jembatan yang membutuhkan penanganan segera.
"Khususnya untuk di daerah bencana Pak, kami sudah mensurvei ada 480 jembatan, dan kemungkinan ini juga akan terus bertambah. Kami sudah menyelesaikan 145 jembatan," jelas Maruli.
Dalam kesempatan tersebut, Maruli turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pemerintah yang telah membantu proses koordinasi lintas kementerian.




