JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus hadir membantu masyarakat hingga ke pelosok desa, termasuk wilayah terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan infrastruktur.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan pembangunan 218 jembatan di sejumlah daerah yang diselesaikan dalam waktu sekitar 2,5 bulan oleh satuan tugas yang dipimpin TNI.
BACA JUGA:Satu Jenazah Ditemukan Lagi di Longsor TPST Bantar Gebang, Total Korban Meninggal Enam Orang
BACA JUGA:Dari 1989 TPST Bantargebang Gak Beres-Beres, 80 Juta Gunung Sampah Akhirnya Makan Korban
Peresmian dilakukan secara virtual dengan mengundang seluruh anggota TNI yang terlibat membangun jembatan, Senin, 9 Maret 2026.
“Saya telah menugaskan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, seorang jenderal bintang 4, memimpin pembangunan jembatan-jembatan. Tidak hanya jembatan besar, tetapi juga yang kecil-kecil. Ini bukti pemerintah hadir di tingkat yang paling kecil sekalipun, di desa dan dusun. Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam kesulitan,” tegas Prabowo.
Prabowo mengingatkan posisi Indonesia berada di wilayah yang rawan bencana. Indonesia memiliki banyak gunung api aktif.
Meski demikian, kondisi tersebut juga membawa berkah karena membuat tanah Indonesia subur dan kaya sumber daya.
BACA JUGA:Haris Azhar Kecewa atas Penahanan Lee Kah Hin, Sebut Ada Praktik 'Perang Dagang'
BACA JUGA:Era Age of Noise: Mengapa Opini Publik di Media Sosial Terbentuk Sangat Cepat?
Selanjutnya, Prabowo mengapresiasi pembangunan ratusan jembatan yang bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Hal ini dinilai sebagai prestasi luar biasa yang menunjukkan dedikasi aparat TNI dan seluruh pihak yang terlibat di lapangan.
“Peresmian 218 jembatan yang telah dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan adalah prestasi luar biasa. Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah yang terkena bencana dan juga daerah-daerah lain yang sangat memerlukan jembatan-jembatan ini,” katanya.
Presiden menegaskan bahwa pemerintah bersama Kabinet Merah Putih tidak hanya fokus pada proyek besar di perkotaan, tetapi juga infrastruktur kecil yang berdampak langsung bagi masyarakat hingga ke pelosok.
BACA JUGA:Purbaya: Program MBG Tak Dipangkas Meski Harga Minyak Dunia Berpotensi Naik
- 1
- 2
- »





