JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia harus siap menghadapi kesulitan akibat perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Dalam pidatonya saat meresmikan 218 jembatan, Prabowo mengatakan Indonesia harus berani menghadapi kesulitan.
“Kita harus berani mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan. Kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan,” kata dia, seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/3/2026).
“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tapi sekali lagi, kita bersyukur sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan."
Menurut Prabowo, Indonesia memiliki kekuatan besar. Namun, ia juga menyatakan harus menyampaikan kejujuran pada rakyat.
Baca Juga: [FULL] Di DPR, Nabilah O’Brien Beri Penghormatan ke Presiden Prabowo-Maafkan Kasus Bibi Kelinci
“Kita punya kekuatan yang besar, tapi juga saya harus jujur kepada seluruh rakyat, dan saya juga akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat,” ujarnya.
Ia melanjutkan, kekuatan dan kekayaan Indonesia yang luar biasa harus dikelola dan dikendalikan dengan lebih baik lagi.
Oleh sebab itu, lanjut dia, semua pihak harus turut memerangi korupsi di semua tingkatan, termasuk penyalahgunaan wewenang.
“Untuk itu, saya tegaskan kembali lagi, kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat. Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal,” tuturnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- presiden ri
- prabowo subianto
- presiden prabowo
- prabowo
- konflik timur tengah




