Wilayah Qatar kembali menerima serangan rudal Iran dalam perang yang berkecamuk di Timur Tengah (Timteng). Rentetan ledakan yang terdengar di Doha tersebut membuat pimpinan Qatar menyinggung adanya pengkhianatan yang besar.
Rentetan ledakan terdengar di Doha setelah pernyataan Iran melanjutkan serangan balasan di seluruh wilayah Teluk. Dilansir kantor berita AFP dan Al Jazeera, Senin (9/3) laporan wartawan AFP mengatakan beberapa ledakan terdengar di Doha pada dini hari.
Doha telah menjadi sasaran gelombang drone dan rudal sejak Iran melancarkan kampanye pembalasan besar-besaran di seluruh Teluk. Hal itu menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap republik Islam tersebut.
Qatar saat ini juga telah mengeluarkan peringatan terkait ancaman yang 'meningkat' di wilayahnya. Kementerian Dalam Negeri Qatar telah mendesak warga untuk tetap berada di dalam rumah karena meningkatnya ancaman keamanan.
(rfs/isa)





