FAJAR, NEWCASTLE—Newcastle United kembali menyambut Barcelona di St James’ Park pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, dini hari nanti. Setelah kalah di fase liga, The Magpies siap balas dendam.
Brace Marcus Rashford di menit 58 dan 67 yang hanya dibalas Anthony Gordon pada menit ke-90 memberi Barcelona kemenangan 2-1 di Newcastle pada 18 September 2025 lalu.
Itu adalah kemenangan keempat berturut-turut bagi Barça dalam lima pertemuan kedua tim. Satu-satunya keunggulan Newcastle adalah kemenangan 3-2 di kandang pada Matchday 1 Liga Champions 1997/1998 yang ditandai hattrick Faustino Asprilla.
Namun, ini akan menjadi pertandingan yang berbeda. Newcastle saat ini menyambut Barca dengan ambisi besar setelah lolos ke babak knockout Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Selain itu, The Magpies menunjukkan daya ledak luar biasa di babak playoff. Mereka menghajar tim Azerbaijan, Qarabag dengan agregat 9-3 yang menunjukkan bagaimana berbahayanya tim asuhan Eddie Howe.
“Kami belum pernah berada di posisi ini di Liga Champions sebelumnya dan ini adalah kompetisi terbaik yang ada, jadi karena alasan yang jelas ini adalah pertandingan besar dalam sejarah kami,” kata Howe di BBC.
Menurutnya, menghadapi Barca akan menjadi motivasi besar. “Kita perlu mendekatinya dengan cara itu dan kita perlu para pendukung untuk berpikir seperti itu,” tegasnya.
Howe sudah mempersiapkan timnya untuk duel besar ini dengan mengistirahatkan Dan Burn, Joelinton, dan Anthony Gordon untuk pertandingan melawan Manchester City meski akhirnya harus menelan kekalahan.
“Kita perlu mencoba menemukan energi dari suatu tempat yang akan meningkatkan performa kita ke level yang belum pernah kita lihat sebelumnya musim ini karena saya pikir itu satu-satunya cara kita akan lolos,” tandasnya.
Di kubu Barca yang lolos sebagai tim peringkat kelima fase liga, mereka kembali ke Inggris dengan modal kemenangan 1-0 atas Athletic Bilbao di La Liga yang membuat anak asuh Hansi Flick unggul 4 poin atas Real Madrid di klasemen.
Selain itu, mereka punya modal sejarah. Mereka telah memenangkan leg pertama dalam lima dari enam pertandingan babak gugur Liga Champions terakhir mereka melawan tim-tim Inggris. Satu laga lainnya berakhir imbang.
Raksasa Catalan juga telah memenangkan sepuluh dari 15 pertandingan Liga Champions dua leg mereka melawan klub-klub Liga Premier kendati kalah agregat 3-4 dalam pertandingan terakhir melawan Liverpool di semifinal 2018/2019.
Meski begitu, Barça yang telah memenangkan lima pertandingan babak 16 besar terakhir mereka melawan tim-tim Inggris tak mau gegabah demi menghindari kejutan tuan rumah.
Hansi Flick menegaskan mereka harus lebih kompak jika ingin kembali menang di St Jame’s park. “Yang penting adalah semua orang berjuang sebagai satu kesatuan,” tegas Flick di Marca.
Sementara bintang lini tengahnya, Pedri mengirim pesan optimis. “Kami siap untuk hari Selasa (Rabu WITA). Kami harus terus menyesuaikan berbagai hal,” ujarnya,
Tim tamu dipastikan kehilangan Alejandro Balde, Gavi, Frenkie de Jong, Jules Kounde, dan Andreas Christensen akibat cedera. Namun, Marc Bernal yang ditarik keluar di San Memes kemungkinan pulih tepat waktu.
Pilar lainnya seperti Pedri dan Lamine Yamal yang punya catatan sensasional dengan 34 keterlibatan gol dari 36 pertandingan di musim 2025-2026 (19 gol dan 15 assist) semuanya siap tempur.
Sedangkan Newcastle, mereka dipastikan tanpa Emil Krafth, Lewis Miley, Fabian Schar, dan Bruno Guimaraes. Namun, Nick Woltemade, Sandro Tonali, Jacob Ramsey semuanya siap tampil untuk mendukung Anthony Gordon yang mencetak 4 gol melawan Qarabag di playoff.
Prakiraan Pemain
Newcastle United (4-3-3): Pope; Trippier, Thiaw, Botman, Hall; Willock, Tonali, Joelinton; Barnes, Wissa, Gordon
Barcelona (4-2-3-1): J. Garcia; E. Garcia, Cubarsi, Martin, Cancelo; Pedri, Casado; Yamal, Lopez, Raphinha; Lewandowski. (amr)





