Detik-detik Pria di Cilincing Ditembak Airsoft Gun Saat Beli Nasi Goreng, Ternyata Dipicu Utang Ganja

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Seorang pria berinisial SH (23) ditembak dengan airsoft gun oleh sekelompok orang, pasca membeli nasi goreng di Jalan Tipar Cakung Gang Kompi Jenggot, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Kejadiannya, Minggu, 8 Maret 2026, malam. Kapolsek Cilincing, Ajun Komisaris Polisi Bobi Subasri mengatakan korban sebelumnya memiliki utang terkait pembelian narkotika jenis ganja kepada salah satu anggota kelompok pelaku.

Baca Juga :
Detik-detik Kapolsek di Kendal Dikeroyok Saat Bubarkan Tawuran
Operasi Ketupat Jaya 2026 Dimulai 13 Maret! 6.800 Personel Disiagakan, 101 Pos Didirikan

“Korban mengalami luka tembak di kaki sebelah kanan, punggung belakang sebelah kanan, dan lutut sebelah kiri,” tuturnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Korban diduga ditembak setelah melawan saat dikeroyok pelaku berinisial F bersama sejumlah rekannya di lokasi kejadian.

Dari keterangan korban, keributan diduga dipicu persoalan utang piutang sebesar Rp800.000 terkait pembelian narkotika jenis ganja kepada salah satu anggota kelompok pelaku.

“Kasus ini masih kami dalami dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” ujar dia.

Sebelumnya, Polsek Cilincing menerima laporan melalui layanan darurat 110 mengenai seorang pelaku yang diduga membawa senjata api dan diamankan warga di Jalan Tipar Cakung, Cilincing, pada Minggu, 8 Maret 2026.

Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat mengenai penangkapan seorang pria yang diduga terlibat dalam insiden penembakan tersebut.

Pelaku berinisial F diketahui merupakan warga Warakas, Tanjung Priok, yang menggunakan airsoft gun jenis Glock 19 dengan lima butir peluru gotri.

Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, pelaku bersama rekannya datang menggunakan sepeda motor dan menghampiri korban yang sedang membeli nasi goreng di lokasi.

Korban kemudian ditarik oleh salah satu rekan pelaku dan langsung dikeroyok di tempat kejadian.

Saat korban berusaha melawan pengeroyokan tersebut, pelaku mengeluarkan airsoft gun dan menembakkan senjata itu ke arah korban.

Setelah peluru airsoft gun yang dibawa pelaku habis, warga sekitar langsung menangkap pelaku dan sempat menghakiminya secara massal.

Tidak lama kemudian, seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga pelaku membawa F ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan.

Namun, saat petugas Unit Reskrim Polsek Cilincing mendatangi rumah sakit tersebut untuk melakukan pemeriksaan, pelaku sudah tidak berada di lokasi.

Baca Juga :
Tak Hanya Kantor, Rumah Komisioner Ombudsman Juga Digeledah Kejagung! Ternyata Terkait Kasus Ini
Akhir Kasus Tewasnya Brigadir Nurhadi, Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara
Kapal Tug Boat Meledak di Selat Hormuz, 3 WNI Dilaporkan Masih Hilang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahasa Otoritas dan Arah Pertumbuhan
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jadwal Final Four Proliga 2026 Usai Lebaran: Seri Surabaya Jadi Pembuka, Megawati Hangestri Cs Langsung Main
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Komunikasi Terakhir Kapten ke Istri Sebelum Kapal Meledak di Selat Hormuz
• 17 jam laludetik.com
thumb
Masjid Istiqlal Gelar Itikaf Ramadan 2026 untuk Umum, Ini Jadwal Kegiatan dan Aturan Bagi Jemaah
• 6 jam laludisway.id
thumb
Krisis Selat Hormuz, Ini Manuver Amerika Serikat Demi Stabilkan Harga Minyak
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.