Pantau - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memastikan sebanyak 32 warga negara Indonesia yang dipulangkan dari Iran akan tiba di Indonesia pada Selasa 10 Maret 2026 setelah menjalani proses evakuasi melalui Azerbaijan.
Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Heni Hamidah menjelaskan bahwa para WNI tersebut dipulangkan melalui Baku di Azerbaijan.
Para WNI akan diterbangkan menuju Jakarta dalam dua kloter penerbangan.
Heni menyampaikan, "Diharapkan kloter pertama tiba di Jakarta pada Selasa sore,".
Ia menjelaskan bahwa seluruh WNI berada dalam kondisi aman dan baik selama menunggu penerbangan pulang dari Baku.
Kementerian Luar Negeri juga terus memantau seluruh tahapan evakuasi untuk memastikan proses berjalan lancar.
Pemerintah memastikan para WNI dapat kembali ke Indonesia dengan aman dan selamat.
Evakuasi Dilakukan Bertahap Melalui AzerbaijanProses evakuasi WNI dari Iran telah dimulai secara bertahap sejak Jumat 6 Maret 2026.
Tahap pertama pemulangan dilakukan melalui Azerbaijan sebagai jalur evakuasi.
Dalam taklimat media sebelumnya, Heni menjelaskan bahwa rencana evakuasi disusun dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di lapangan.
Penentuan jalur evakuasi dilakukan berdasarkan kondisi keamanan dan situasi terbaru di wilayah tersebut.
Heni menyampaikan, "Untuk jalur-jalur evakuasi akan dilihat sesuai kondisi di lapangan, dan ini akan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku, Azerbaijan,".
KBRI Terus Pantau Kondisi WNI di IranPemerintah Indonesia akan menentukan rencana evakuasi selanjutnya setelah mengevaluasi situasi keamanan terkini.
Pertimbangan tersebut juga akan memperhatikan masukan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran.
Heni memastikan Kedutaan Besar Republik Indonesia terus berkomunikasi dengan para WNI yang berada di Iran.
Komunikasi tersebut dilakukan baik dengan WNI yang tinggal menetap maupun yang sedang berkunjung di negara tersebut.
Heni menyampaikan, "KBRI Teheran akan terus beroperasi memberikan bantuan dan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran,".
Sebelumnya Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menjelaskan bahwa para WNI yang dievakuasi harus melakukan perjalanan darat menuju Baku terlebih dahulu.
Perjalanan darat dari Iran menuju Baku tersebut memakan waktu sekitar 10 jam sebelum mereka melanjutkan penerbangan ke Indonesia.




