Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memutus tren koreksi tajam. IHSG menguat 0,71 persen atau 52,14 poin ke level 7.389,51 pada sesi pertama perdagangan Selasa, 10 Maret 2026.
Pergerakan IHSG berada dalam rentang area 7.373 hingga ke posisi 7.500. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,55 triliun dan volume transaksi sebesar Rp 20,04 miliar dengan total transaksi sebanyak 1,21 juta.
Mayoritas sektor saham mencatatkan hasil positif. Hanya sektor energi yang mengalami penurunan sebesar 0,16 persen.
Sektor bahan baku memimpin kenaikan sebesar 3,08 persen lalu sektor industri meningkat 2,49 persen dan sektor konsumer siklikal melonjak 1,47 persen.
- VIVA/M Ali Wafa
Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat terjadi pembentukan histogram negatif pada MACD masih berlanjut. Sementara itu, indikator Stochastic RSI berada pada oversold area.
"Kammi memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 7.375-7.400 pada perdagangan Sesi II," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa, 10 Maret 2026.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan emiten saham berhasil membukukan lonjakan harga tertinggi hingga sesi perdagangan siang ini. Berikut tiga top gainers di jajaran 45 saham unggulan (LQ45).
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Saham MBMA melesat dua digit sebesar 14,39 persen atau 96 poin menjadi 775.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Saham EXCL menguat 7,36 persen atau 190 poin ke level 2.770.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
Saham MAPI menyusul lonjakan sebesar 7,11 persen ke posisi 1.205.





