Menkes Apresiasi Digitalisasi Layanan Kesehatan Primer di Purbalingga, Dinilai Berpotensi Jadi Model Nasional

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi perkembangan digitalisasi layanan kesehatan primer di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah yang dinilai memiliki potensi untuk menjadi contoh penerapan di daerah lain di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers di halaman Kantor Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Purbalingga.

Digitalisasi layanan kesehatan primer di puskesmas dan posyandu tersebut merupakan bagian dari proyek Scalable Public Health Empowerment Research and Education Sites atau SPHERES.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Oxford University Clinical Research Unit dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Saat ini program SPHERES sedang diuji coba di dua daerah yaitu Kabupaten Purbalingga di Jawa Tengah dan Kabupaten Lombok Barat di Nusa Tenggara Barat.

Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa kedua daerah tersebut dipilih melalui proses seleksi untuk menjadi wilayah percontohan transformasi digital layanan kesehatan primer.

"Background-nya waktu itu kita adakan lomba, daerah mana yang komitmennya paling tinggi untuk program percontohan transformasi digital layanan primer di puskesmas dan posyandu. Alhamdulillah, yang menang dua bupati yaitu dari Lombok Barat dan Purbalingga", ungkapnya.

Ditargetkan Jadi Model untuk Seluruh Indonesia

Menteri Kesehatan juga telah mengunjungi sejumlah lokasi proyek SPHERES untuk meninjau secara langsung perkembangan implementasi program tersebut.

Kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk mengevaluasi progres digitalisasi layanan kesehatan primer di kedua daerah.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa perkembangan program tersebut dinilai berjalan cukup baik.

"Nah sekarang kita melakukan review progres programnya seperti apa dan saya melihat bagus sekali. Mudah-mudahan nanti bisa jadi contoh untuk diimplementasikan di 514 kabupaten kota seluruh Indonesia", ungkapnya.

Kementerian Kesehatan menargetkan penerapan digitalisasi layanan kesehatan primer dapat dilakukan secara bertahap dalam waktu sekitar tiga tahun.

Data Kesehatan untuk Deteksi Dini Penyakit

Sistem digital tersebut tidak hanya digunakan untuk mengumpulkan data kesehatan masyarakat.

Data yang terkumpul juga akan dimanfaatkan untuk upaya pencegahan penyakit secara lebih cepat dan tepat.

"Tujuannya data itu harus dipakai agar masyarakat kita lebih sehat, jangan sampai sakit. Misalnya penyakit darah tinggi yang banyak ditemukan, kalau dibiarkan bisa jadi stroke, jantung, atau ginjal. Dengan data itu kita bisa segera melayani dan memberi obat agar tekanan darahnya turun", ungkapnya.

Dengan pemanfaatan data kesehatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari komplikasi penyakit yang lebih berat.

Hal tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kebutuhan perawatan di rumah sakit karena penyakit dapat ditangani lebih awal.

Selain itu, sistem digital juga diharapkan dapat mengurangi beban administrasi tenaga kesehatan di puskesmas dan posyandu.

" Dengan ini diharapkan tenaga kesehatan bisa lebih banyak melayani masyarakat, bukan sibuk mengisi laporan atau aplikasi milik kementerian maupun pemerintah daerah", ungkapnya.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan bahwa proyek SPHERES memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah karena membantu menyediakan data kesehatan masyarakat yang akurat.

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini juga menyatakan bahwa penerapan program tersebut membuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih cepat sekaligus memungkinkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Jadi Pangkas Produksi saat Harga Batu Bara Melejit? Ini Kata ESDM
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mudik Gratis Bersama BUMN & Pelindo Group Kembali Digelar, di Surabaya Layani Tiga Rute Favorit
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Presiden Prabowo: Komoditas Nabati Jamin Ketahanan Energi RI
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Injourney Prediksi Okupansi Hotel di Bali Naik 10% saat Idulfitri & Nyepi
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
OJK: Jika Perang Berlarut, Ekonomi Global dan RI Terancam
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.