Terkini, Makassar — Musisi sekaligus guru ekstrakurikuler Bahasa Inggris, Sandhi Hikmawan H.S. yang dikenal sebagai Sir Sandhi, kembali menghadirkan karya terbaru melalui single berjudul “Dan Pergilah” yang resmi dirilis pada 7 Maret 2026 di berbagai platform musik digital.
Lagu ini menjadi kolaborasi lintas generasi bersama penyanyi muda Najwa Hasyim Ali yang akrab disapa Nahsya.
Single tersebut menjadi karya ketujuh bagi Sir Sandhi sekaligus menandai debut musik Nahsya di industri musik.
Kolaborasi ini menghadirkan perpaduan antara pengalaman bermusik Sir Sandhi dan energi segar dari Nahsya sebagai generasi muda.
Sir Sandhi menilai Nahsya memiliki karakter vokal yang kuat dan unik sehingga sangat cocok dengan warna lagu yang ia ciptakan.
“Coba dengar sendiri karakter vokalnya, sangat kuat dan unik. Saya mengenalnya bukan hanya sebagai murid, tetapi sebagai pribadi yang teguh.
Itu akan sangat membantu perkembangannya di dunia musik. Selain itu, warna vokalnya sangat matching untuk lagu ini,” ujar pria kelahiran 27 Januari 1992 tersebut.
Bagi Nahsya, kesempatan berkolaborasi dengan Sir Sandhi menjadi langkah awal yang berharga dalam perjalanan musiknya. Ia mengaku telah menyukai dunia musik sejak kecil.
“Sejak kecil saya suka bernyanyi dan bermain gitar. Orang tua saya juga memiliki basic musik. Saat mendapat kesempatan dari Sir Sandhi, saya merasa sangat beruntung. Beliau sangat berpengalaman dan banyak ilmu yang saya dapatkan selama proses rekaman hingga rilis lagu. Semoga single ini bisa menarik perhatian banyak pendengar,” katanya.
Sebagai bagian dari identitas kreatifnya, Nahsya juga membangun personal brand MidnNahsya. Ia mengaku sering mendapatkan inspirasi pada malam hari, terutama saat menulis lirik lagu maupun bait-bait puisi.
Sementara itu, bagi Sir Sandhi, lagu “Dan Pergilah” memiliki nuansa yang sedikit berbeda dibanding karya-karyanya sebelumnya.
Lirik lagu ini bercerita tentang seseorang yang akhirnya merelakan pasangannya pergi setelah melalui hubungan yang penuh dinamika emosional. Meski demikian, aransemen musiknya justru dibuat lebih ringan dan ritmis.
“Liriknya sebenarnya cukup dark, seseorang yang membiarkan pasangannya pergi karena hubungan yang naik turun. Tetapi aransemen musiknya dibuat lebih beat dan ringan sehingga pendengar tetap bisa menikmatinya dengan rasa bahagia,” jelasnya.
Sebelum merilis lagu ini, Sir Sandhi telah menghadirkan sejumlah karya lain seperti “Hanya Dirimu” (2020), “Thinking of You” (2022), “Cinta Jarak Jauh” (2023), serta tiga lagu pada 2024 yakni “Rindu yang Sama”, “For You”, dan “Kusebut Kau Teman”. Pada lagu “For You”, ia juga pernah melibatkan dua siswanya dalam proses kolaborasi musik.
Melalui “Dan Pergilah”, Sir Sandhi ingin menegaskan bahwa musik dapat menjadi ruang pertemuan berbagai generasi.
Ia yang berasal dari Generasi Milenial dan Nahsya sebagai perwakilan Generasi Z melihat perbedaan tersebut bukan sebagai batasan, melainkan kekuatan yang memperkaya warna musik.
“Musik itu bisa menyatukan siapa saja. Lewat kolaborasi ini, saya ingin menunjukkan bahwa perbedaan generasi justru bisa melahirkan harmoni yang indah,” tutupnya.




