jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia harus turut bersiap menghadapi kesulitan imbas konflik Israel-Amerika Serikat melawan Iran.
Hal itu dikatakan Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di wilayah terdampak bencana dan terpencil pada Senin (9/3) kemarin.
BACA JUGA: Prabowo Resmikan 218 Jembatan di Daerah Bencana & Terpencil, Selesai Dibangun 2,5 Bulan
“Akibat perang di Timur Tengah kita harus siap menghadapi kesulitan,“ ucap Prabowo.
Menurut presiden, walaupun berada jauh dari titik konflik, tetapi apa yang terjadi di satu kawasan kemungkinan akan mempengaruhi Indonesia.
BACA JUGA: Konflik Timur Tengah, Prabowo: Ketahanan Pangan Indonesia Aman
“Kita berada di jalur yang sudah benar di jalur tidak memihak non-blok, kita menghormati semua negara itulah indonesia,” jelasnya.
Walau begitu, Prabowo mengeklaim bahwa Indonesia berada dalam posisi aman menghadapi potensi krisis global, khususnya dalam hal ketahanan pangan.
BACA JUGA: Engelina Mendorong Prabowo Segera Pencet Tombol Darurat Energi, Terbitkan Inpres
Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Indonesia setidaknya tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan.
“Banyak pihak akan mengalami kesulitan, tetapi minimal kita aman dalam masalah pangan,” tutur Prabowo. (mcr4/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sikapi Politik-Ekonomi, Dewan Buruh Pelabuhan Indonesia: Kepemimpinan Prabowo Berpihak pada Rakyat
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




