MADIUN (Realita) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun optimalkan produktivitas agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai). Hal ini salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah pekerja mandiri yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Madiun.
Sevy Renita Setyaningrum, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Madiun mengatakan, eksistensi Perisai cukup efektif untuk menjangkau pekerja sektor informal di wilayah Madiun. "Mereka memiliki peran strategis sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," ujar Sevy.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Madiun Employee Volunteering di Yayasan Yatim Piatu
"Agen Perisai merupakan mitra kami, sebagai perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengedukasi program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya pekerja informal yang ada di wilayah Madiun dan sekitarnya," jelasnya.
Ia menuturkan, keberadaan agen Perisai ini sejalan dengan visi BPJS Ketenagakerjaan, yaitu untuk mewujudkan penyelenggaraan jaminan sosial yang terpercaya, berkelanjutan, dan menyejahterakan seluruh pekerja Indonesia.
"Atas peran mereka, kami apresiasi kerja keras meraka yang tentunya sangat strategis dalam memberikan edukasi hingga memfasilitasi pekerja informal untuk mendaftar dalam program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," tambahnya.
Sebagai penguatan peran tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Madiun menggelar kegiatan sharing session keagenan Perisai sekaligus sebagai upaya untuk mendukung peran Perisai agar tahun ini akan lebih baik lagi.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan PCNU Kabupaten Pasuruan Siap Lindungi Nahdliyin
Dalam forum tersebut, para agen Perisai diberi ruang untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, sekaligus berdiskusi mencari solusi bersama. Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar agen serta sarana mendapatkan informasi terbaru terkait program-program BPJS Ketenagakerjaan.
Melalui kegiatan sharing session ini diharapkan para agen Perisai semakin aktif, produktif, dan bersemangat dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam mensosialisasikan manfaat jaminan sosial kepada masyarakat pekerja informal di wilayah Madiun dan sekitarnya
Disebutkan, BPJS Ketenagakerjaan Madiun saat ini memiliki 16 Perisai aktif. Mereka dari dua wadah Perisai, diantaranya Kios B12 dan Mitra Tani Wilis.
Baca juga: Safari Ramadan di Bungah, Ahli Waris Ketua RT Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta
"Dengan kegiatan seperti ini kami berharap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan semakin meluas dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan pekerja informal di wilayah Madiun dan sekitarnya," tutup Sevy. gan
Editor : Redaksi





