Bank Jakarta Perluas Ekosistem Pembayaran Digital di Bazar Ramadan

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Jakarta memperluas penggunaan transaksi nontunai melalui dukungan sistem pembayaran digital di Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026. Kegiatan yang digelar di Balai Kota Jakarta pada 9–10 Maret 2026 itu dimanfaatkan untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Direktur Utama Bank Jakarta Agus H Widodo mengatakan, keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut menjadi strategi untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran digital di masyarakat.

Baca Juga
  • Kemenkum Sulut Dorong Legalitas UMKM melalui Sosialisasi
  • BNI Bawa 10 UMKM Binaan Tampil di Dhawafest Pesona 2026
  • UMKM Alas Kaki Indonesia Mendunia di POLSHOES

“Melalui dukungan sistem pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan ini, kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih praktis bagi masyarakat sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku UMKM,” kata Agus dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Agus menjelaskan, digitalisasi transaksi tidak hanya memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Digitalisasi juga membantu pelaku usaha UMKM meningkatkan efisiensi pencatatan keuangan, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan transparansi transaksi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026 menghadirkan berbagai kegiatan ekonomi dan sosial bagi masyarakat. Acara tersebut menghadirkan tenant makanan dan fesyen dari mitra Pasar Jaya, program tebus sembako dengan harga terjangkau, hingga hiburan bagi masyarakat selama Ramadan.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta Arie Rinaldi mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional,” kata Arie.

Arie menambahkan, kegiatan bazar yang melibatkan pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat luas menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai layanan perbankan digital kepada publik. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang aman dan terpercaya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Status Siaga 1 Diterapkan, Ini Alasan Panglima TNI
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
BGN Wajibkan SPPG Pamer Menu sampai Harga MBG per Porsi di Medsos: Masyarakat Boleh Protes
• 11 jam laludisway.id
thumb
Menkes Ungkap Hampir 10% Anak di Indonesia Alami Depresi dan Anxiety Disorder
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Ketupat Jaya 2026 Mulai 13–25 Maret
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Rupiah Menguat ke Level Rp 16.892 per Dolar AS
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.