tvOnenews.com - Kekalahan dramatis yang dialami US Sassuolo di pekan ke-29 Serie A 2025/2026 menyisakan rasa penyesalan mendalam bagi bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Pemain berusia 25 tahun itu mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan hasil imbang setelah kebobolan pada detik-detik akhir pertandingan.
Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, markas SS Lazio, Selasa (10/3/2026) dini hari WIB, Sassuolo sebenarnya sempat bangkit setelah tertinggal lebih dulu.
Namun gol pada masa injury time membuat mereka harus pulang tanpa poin. Idzes bahkan mengakui dirinya seharusnya bisa melakukan lebih banyak untuk mencegah gol penentu kemenangan tuan rumah.
Gol Injury Time Lazio Hancurkan Harapan Sassuolo
Pertandingan berjalan sulit bagi Sassuolo sejak awal laga. Tuan rumah langsung menekan dan berhasil membuka keunggulan cepat lewat gol Daniel Maldini pada menit kedua.
Sassuolo sempat bangkit dan mampu menyamakan kedudukan melalui gol Armand Lauriente pada menit ke-35.
Gol tersebut membuat tim tamu kembali percaya diri dan membuka peluang mencuri satu poin di kandang Lazio.
Namun harapan itu pupus di masa tambahan waktu. Bek Lazio Adam Marusic mencetak gol lewat sundulan pada menit 90+2 yang memastikan kemenangan 2-1 bagi tim tuan rumah.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Sassuolo yang sebelumnya tampil cukup solid sepanjang babak kedua.
Jay Idzes Akui Bisa Berbuat Lebih Baik
Seusai pertandingan, Jay Idzes tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai kebobolan di menit akhir selalu menjadi situasi yang sulit diterima bagi sebuah tim.
- Sassuolo
"Sulit ketika Anda kebobolan gol di waktu tambahan," kata Idzes, melansir dari Tuttomercatoweb.
"Selalu sulit karena kami kesulitan di 15-20 menit pertama, tetapi kemudian kami bermain lebih baik."
"Kami mencetak gol yang bagus, dan di menit-menit terakhir kami perlu meraih satu poin."
"Jika Anda kebobolan gol, selalu sulit dan itu sangat disayangkan," tambahnya.
Bek Timnas Indonesia itu juga secara jujur mengakui dirinya seharusnya bisa melakukan sesuatu untuk mencegah gol penentu dari Lazio.




